Kutim,GPriority.co.id-Selasa Pagi (11/10/2022), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) menggelar sidang paripurna dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang ke-23.
Hadir dalam rapat paripurna tersebut, Bupati Kutim Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si. Dalam sambutannya Ardiansyah mengatakan, HUT ke-23 merupakan momen yang tepat untuk mengevaluasi perkembangan pembangunan di daerahnya.
“Dengan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kutai Timur yang ke-23 ini, kita manfaatkan sebagai momen refleksi bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk mengevaluasi sejauh mana perkembangan pembangunan yang telah dicapai,”ujarnya.
Dinamika multidimensi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, menurut Ardiansyah memerlukan rumusan strategi dan kebijakan yang tepat, dalam menghadapi tantangan-tantangan yang muncul. “Dan ini harus dihadapi dengan tekad bersama melalui kerja keras, kerja ikhlas, kerja cerdas, kerja fokus dan tuntas,”jelasnya.
Ardiansyah dalam kesempatan tersebut juga menjelaskan mengenai tema yang diangkat dalam HUT Kutim yang ke-23. “Pada HUT Kabupaten Kutai Timur yang ke 23 ini, tema yang diangkat “Magic Land”. Tema ini bermakna bahwa Kabupaten Kutai Timur merupakan tanah yang penuh dengan keajaiban yang diberikan oleh Allah SWT, mulai dari keindahan dan potensi kekayaan laut serta daratan, yang tentunya semua ini wajib kita syukuri dan dimanfaatkan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana amanat Undang- Undang Dasar Tahun 1945,”ucapnya.
Ardiansyah juga mengucapkan terima kasih kepada pemimpin-pemimpin Kutim sebelumnya yang telah berhasil meletakkan dasar yang kuat sehingga pembangunan bisa terus dilanjutkan oleh dirinya sebagai orang nomor satu di Kutim. ” Terima kasih kepada Awang Faroek Ishak, Mahyudin, Isran Noor, dan Ismunandar yang pernah mengabdikan diri sebagai pemimpin Kutim terdahulu. Mereka berjasa besar dalam meletakkan dasar yang kuat dalam pembangunan Kutim. Berkat doa restu mereka, pembangunan Kutim bisa berjalan dengan lancar dan maju,”tutur Ardiansyah.
Dalam pidatonya, Ardiansyah juga menyampaikan mengenai beberapa kemajuan pelaksanaan pembangunan daerah selama masa kepemimpinan dirinya dengan Wakil Bupati Kasmidi Bulang. Adapun kemajuan yang telah dicapai Ardiansyah dan Kasmidi Bulang (ASKB) adalah:
1. Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kutai Timur menunjukkan peningkatan positif dari tahun 2020 sebesar -3,01 menjadi -1,01 di tahun 2021.
2. Pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) indikator komposit dari pembangunan sektor pendidikan, kesehatan dan daya beli, meningkat dari 73,00% pada Tahun 2020 menjadi 73,81% Tahun 2021.
3. Indeks Pembangunan Desa mengalami peningkatan dari 63,90 pada tahun 2020 menjadi 65,94 pada tahun 2021, dengan desa tertinggal hanya menyisakan 5 desa, 112 desa berkembang dan 22 desa mandiri.
4. Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1), Tahun 2020 mencapai 2,02, kini mengalami penurunan menjadi 1,64 Tahun 2021, hal ini menunjukkan peningkatan rata-rata pendapatan penduduk mampu menurunkan garis kemiskinan.
5. Indikator kesehatan masyarakat Kabupaten Kutai Timur dengan Angka Harapan Hidup (AHH) yang meningkat, dari 73,16% pada Tahun 2020 menjadi 73,46% Tahun 2021.
6. Indikator pendidikan masyarakat Kabupaten Kutai Timur dengan Angka Rata-Rata Lama Sekolah yang mengalami peningkatan dari 9,19% Tahun 2020 menjadi 9,43% Tahun 2021.
7. Dalam bidang pembangunan infrastruktur terutama jalan, air bersih dan listrik terus mengalami peningkatan. Untuk listrik, jumlah Rumah Tangga (RT) yang teraliri listrik Tahun 2021 sebesar 103.575 Rumah Tangga. Kini meningkat menjadi 104.783 Rumah Tangga (Per-Agustus 2022). Untuk air hingga saat ini PERUMDA Air Minum melayani 18 kecamatan yang terdiri dari 51 desa di daerah Kabupaten Kutai Timur dengan cakupan pelayanan teknis mencapai 67,22 % dari 274.361 jiwa jumlah penduduk di wilayah desa pelayanan. Mengenai pembangunan jalan Panjang jaringan jalan di wilayah Kabupaten Kutai Timur adalah sepanjang 1.789,31 km terdiri atas Jalan Negara 377,55 km, Jalan Provinsi 285,00 km dan Jalan Kabupaten sepanjang 1.105,76 km. Dari panjang Jalan yang menjadi kewenangan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021 telah dilakukan peningkatan dan pemeliharaan sepanjang 34,01 km dengan proporsi jalan mantap sebesar 51,48%.
Menutup sambutannya, Ardiansyah meminta kepada DPRD untuk terus bersinergi demi Kemajuan Kutim.(Hs.Foto.Adi)