Cegah Peredaran Obat Palsu, Kabupaten Muba Dapat SK CDOB


Muba,Gpriority- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan melalui Dinas Kesehatan Muba mendapatkan Surat Keterangan (SK) pengakuan CDOB (Cara Distribusi Obat yang Baik).

Hal tersebut merupakan hasil dari upaya Pemkab Muba yang terus memastikan peredaran dan distribusi obat berjalan dengan baik.

Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palembang, Drs Martin Suhendri Apt, mengatakan Muba merupakan daerah pertama di Sumsel yang mendapatkan pengakuan CDOB, dan menjadi nomor dua di seluruh Indonesia.

“Jadi dengan adanya pengakuan, menjadi sebuah hal yang sangat baik untuk di Kabupaten Muba. Semoga Kabupaten Muba dapat terus mempertahankan pengakuan CDOB ini,” katanya, Rabu (10/11/2021)

Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr Azmi Dariusmansyah MARS, mengucapakan terima kasih kepada kepala BPOM pusat atas sertifikasi yg telah di berikan.

Upaya untuk mencapai pengakuan CDOB, bukan hanya usaha dari Dinkes namun ini merupakan hasil dari dukungan Pemkab dan juga kerjasama yang baik.

“Untuk kedepannya kami akan tetap berbenah untuk lebih baik lagi dengan terus meningkatkan mutu kefarmasian di setiap Rumah Sakit dan Puskesmas,” tandasnya.

Diketahui, tujuan adanya CDOB ini adalah untuk menjamin dan memastikan bahwa distribusi atau penyaluran obat dan bahan sesuai dengan persyaratan dan tujuan penggunaannya.

Dan juga untuk mengantisipasi pemalsuan obat atau bahan obat serta beredarnya obat palsu yang dapat merugikan dan bahkan berisiko menimbulkan korban jiwa. (Dw.foto.dok.Humas Muba)

Related posts