Dapat Bahayakan Bayi, Ibu Hamil Jauhi Makanan Cepat Saji Sekarang Juga!

Jakarta, GPriority.co.id – Penelitian baru mengungkapkan data bahwa mengonsumsi makanan ultra-olahan atau makanan cepat saji dapat membahayakan kesehatan bayi dalam kandungan. Oleh karenanya, ibu hamil di imbau agar menjauhi makanan cepat saji selama masa kehamilan.

Selain kandungan lemak dan kalorinya, risiko ini berasal dari bahan kimia yang sering terkandung dalam burger dan kentang goreng, menurut sebuah penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Washington yang diterbitkan bulan lalu di Environment International.

Dikenal sebagai ftalat, bahan kimia ini biasanya dikeluarkan dari bungkus makanan cepat saji atau sarung tangan plastik pekerja dan telah dikaitkan dengan autisme, ADHD, kelahiran prematur, dan berat badan lahir yang kecil.

Ketika makanan terkontaminasi oleh bahan pemlastis berukuran mikro yang berbahaya ini, bahan kimia tersebut dapat masuk ke aliran darah ibu hamil.

“Saat ibu hamil terpapar, bahan kimia ini dapat melewati plasenta dan masuk ke sirkulasi janin,” kata penulis senior Dr. Sheela Sathyanarayana, dokter anak di UW Medicine.

Para peneliti memperingatkan bahwa selain makanan cepat saji seperti kentang goreng, roti burger, dan minuman ringan, campuran kue juga bisa berisiko.

Oleh karenanya, ibu hamil disarankan untuk menghindari makanan cepat saji dan makanan olahan selama masa kehamilan. Sebaiknya memilih buah-buahan, sayuran, daging tanpa lemak, dan menu sarapan yang terbuat dari buah-buahan organik seperti kurma, bukan lemak dan gula.

“Carilah jumlah bahan yang lebih rendah dan pastikan Anda dapat memahami bahan-bahannya,” ujar Dr. Sheela Sathyanarayana.

Selain itu, terdapat juga penelitian yang menemukan bahwa anak laki-laki yang lahir dari ibu yang mengalami obesitas, memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena diabetes.

Foto : Adobe Stock