Jakarta, Gpriority.co.id – Didit Herdiawan Ashaf, Wakil Menteri (Wamen) Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dilantik sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa/Badan Otorita Pengelola Tanggul Laut Pantura Jawa pada Senin (25/8). Berikut profilnya.
Pelantikan Didit Herdiawan Ashaf sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa/Badan Otorita Pengelola Tanggul Laut Pantura Jawa dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.
Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa/ Badan Otorita Pengelola Tanggul Laut Pantura Jawa memiliki tugas membangun tanggul laut raksasa atau giant sea wall untuk mengatasi persoalan rob yang terjadi di kawasan pantai utara pulau Jawa. Tanggul laut ini nantinya akan membentang dari Banten hingga Gresik, Jawa Timur, dengan prioritas utama wilayah Jakarta dan Semarang.
Program tersebut merupakan janji kampanye Presiden Prabowo Subianto. Dengan tanggul laut itu, Presiden berharap dapat melindungi wilayah pesisir utara Jawa, dari ancaman banjir rob, abrasi, serta kenaikan muka air laut akibat perubahan iklim dan penurunan tanah.
Laksdya TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., begitu nama lengkap dan jabatan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa/ Badan Otorita Pengelola Tanggul Laut Pantura Jawa yang baru dilantik ini.
Beliau adalah Wakil Menteri (Wamen) Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang dipilih Presiden Prabowo Subianto pada 2024. Pengalamannya sebagai perwira Angkatan Laut mencapai puncak menjadi Wakil Kepala Staf TNI AL (2014–2015). Adapun karir militernya adalah sebagai Kepala Staf Umum (Kasum TNI) periode 2015–2019 dan Irjen Kementerian Pertahanan (2019).
Berbekal pengalaman di bidang kelautan dan lembaga itulah Presiden Prabowo menunjuknya sebagai Wamen Kelautan dan Perikanan. Pada posisi ini memungkinkan beliau untuk menerapkan pengalamannya dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan serta mendukung kebijakan kelautan nasional.
Kepercayaan kepada Didit kemudian ditambahnya sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa/ Badan Otorita Pengelola Tanggul Laut Pantura Jawa.
Didit sendiri telah menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya dalam militer, yang mencakup beberapa tanda jasa seperti Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Jalasena Utama, dan Bintang Dharma. Penghargaan ini mencerminkan kontribusi signifikan beliau dalam bidang pertahanan nasional dan pelayanan di TNI AL. Disamping itu, beliau juga dianugerahi Bintang Swa Bhuwana Paksa serta Satya Lencana Kesetiaan atas masa pengabdian panjangnya dalam berbagai misi dan operasi militer.
Sementara background pendidikan Didit juga sebagai Master of Public Administration dan Master of Business Administration. Beliau juga memiliki gelar Doktor dari Institut Pertanian Bogor.
Foto : KKP
