Dorong Generasi Muda Kembangkan Ekraf dengan Mengedepankan Tradisi dan Budaya Lokal

Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: Kemenparekraf

Jakarta, Gpriority.co.id— Dalam mengembangkan ekonomi kreatif (Ekraf), diharapkan generasi muda khususnya di Surabaya, Jawa Timur, dapat terus mengembangkannya dengan mengedepankan tradisi dan budaya lokal sebagai sumber inspirasi.

Hal itu disampaikan oleh Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, yang turut hadir pada saat Talkshow Mata Najwa X Tri yang bertajuk ‘Gak Gengsi Sama Tradisi’ di sela-sela festival Generasi Happy di Lapangan Plaza Surabaya, Sabtu (12/8).

Sandiaga Uno mengatakan, tradisi dan budaya lokal harus terus dipakai dan dilestarikan agar tidak hilang begitu saja.

Selain itu, kearifan lokal yang tetap Lestari bisa menjadi identitas yang patut dimanfaatkan generasi muda, khususnya di Surabaya untuk menghasilkan produk-produk yang bernilai ekonomi sehingga perekonomian dapat bangkit, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja.

“Ada ungkapan bahwa if you don’t use it, you will lose it. Menurut saya anak-anak sekarang sangat bangga dengan tradisi mereka dan saya yakin anak-anak muda Indonesia itu kreatif, inovatif, tapi tetap menjaga tradisi,” kata Sandiaga.

Dalam keterangan Kemenparekraf, Sandiaga mengungkapkan pemerintah khususnya Kemenparekraf mendukung penuh pengembangan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.

Mengingat kontribusi ekonomi kreatif Indonesia terhadap PDB nasional menempati peringkat ketiga di dunia di bawah Amerika Serikat dan Korea Selatan dengan nilai tambah sekitar Rp. 1.300 triliun.

Dukungan ini, lanjutnya, diwujudkan secara konkret dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) No. 24 tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif di mana dalam peraturan ini pelaku ekraf bisa mengajukan karyanya yang telah terdaftar hak kekayaan intelektualnya sebagai jaminan pinjaman ke instansi keuangan.

Dengan harapan, ekonomi kreatif bisa menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi Indonesia.

“Kita ke depan berharap anak-anak muda bisa meningkatkan kemampuan menciptakan dorongan ekonomi baik itu konten lokal maupun karya-karya terbaik anak bangsa sehingga neraca ekonomi kreatif kita semakin meningkat,” ungkap Sandiaga Uno.