Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo menggelar Festival Balon Udara 2026 sebagai bagian dari rangkaian Festival Mudik 2026.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Fahmi Hidayat, menyebutkan bahwa tahun ini terdapat 23 lokasi di sembilan kecamatan yang menjadi titik penyelenggaraan.
“Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya belasan lokasi,” kata Fahmi Hidayat di Wonosobo, Senin.
Menurutnya, peningkatan jumlah lokasi ini menjadi bukti kuat adanya sinergi antara pemerintah daerah, komunitas balon udara, dan masyarakat dalam menjaga tradisi sekaligus mendorong sektor pariwisata.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh balon udara yang diterbangkan telah ditambatkan sesuai aturan otoritas penerbangan, guna memastikan keamanan dan tidak mengganggu lalu lintas udara nasional.
“Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga menjadi daya tarik wisata unggulan Wonosobo,” katanya.
Festival balon udara ini berlangsung selama sepekan, mulai 22 hingga 29 Maret 2026. Puncak acara dijadwalkan berlangsung di pusat kota, tepatnya di alun-alun Wonosobo.
Beberapa titik bahkan menggelar penerbangan lebih dari satu hari untuk memberi kesempatan lebih luas bagi wisatawan.
Pemkab Wonosobo menargetkan lonjakan kunjungan wisatawan melalui event ini. Pada 2026, jumlah wisatawan ditargetkan menembus lebih dari tiga juta orang.
Selain itu, festival ini juga diharapkan mampu mengurai konsentrasi wisata yang selama ini terpusat di kawasan Dieng. Wisatawan didorong menjelajahi destinasi lain, termasuk desa-desa dengan panorama alam khas pegunungan yang tak kalah menarik.
