Imbas Armada GSF Diserang Drone, Spanyol dan Italia Kerahkan Kapal Perang untuk Pengawalan

New York, Gpriority.co.id – Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menugaskan Angkatan Laut Spanyol untuk mengawal armada Global Sumud Flotila (GSF) yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza. Perintah ini disampaikan setelah armada GSF mengalami serangan drone di perairan internasional.

Keterangan Pedro Sanchez disampaikannya kepada wartawan sesaat menghadiri Sidang Umum PBB. Menurutnya angkatan laut (AL) Spanyol akan bergabung dengan AL Italia, untuk mengawal armada GSF. Kapal perang AL Spanyol dikabarkan sudah diberangkatkan dari pelabuhan Cartagena untuk bergabung dengan AL Italia.

Italia sendiri memberangkatkan dua kapal perang jenis frigatenya untuk mengawal armada GSF. Keduanya ialah Virginio Fasan (F 591) dan Alpino (F 594). “Untuk memastikan bantuan bagi warga negara Italia di Armada GSF saya telah berbicara dengan Perdana Menteri dan mengizinkan intervensi segera fregat serbaguna Angkatan Laut Italia, Fasan, yang berlayar di utara Kreta sebagai bagian dari Operasi Safe Sea,” ujar Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto dalam laman X Kementerian Pertahanan Italia.

Langkah kedua negara besar di Eropa yang mengirim kapal AL-nya ini didorong karena serangan lebih dari 15 drone kepada armada GSF tepatnya di lepas pantai Yunani dekat pulau Kreta. Akibat serangan itu tiga kapal mengalami kerusakan akibat ledakan dan bom suara kecil. Beberapa kapal juga disemprot bahan kimia mencurigakan yang mengganggu dek.

Serangan juga menyebabkan komunikasi dan elektronik yang masif. Sementara, ledakan keras dan granat kejut terdengar di beberapa kapal. Pada sisi lain alarm darurat aktif di sembilan kapal termasuk kapal Yulara dan Ohwayla. Untungnya, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Armada tetap lanjutkan misi bantuan ke Gaza.

Adapun posisi terakhir armada GSF, per 23 September 2025, dilaporkan berada di sekitar 715 mil laut dari Gaza. Armada sedang berkumpul, bersiap masuk perairan berisiko tinggi Palestina dengan armada Yunani yang segera bergabung.

Thiago Avila, salah satu peserta armada GSF dalam laman Facebook-nya mengungkapkan jika armada GSF masih berlayar menuju Gaza untuk mematahkan pengepungan dan menciptakan koridor kemanusiaan. “Pemerintah zionis terus menyebarkan kebohongan dan misinformasi, tetapi kami terus maju. Terlepas dari ancaman mereka, mereka masih membuat orang-orang kelaparan hingga mati dan melakukan genosida, jadi kami harus terus maju,” tegasnya.

Foto : GSF