Ini Dia 13 Warisan Budaya Takbenda UNESCO dari Indonesia

Jakarta, GPriority.co.id – Indonesia memliki beragam warisan budaya menakjubkan. Beberapa diantaranya telah diakui dunia hingga terdaftar di organisasi ilmu pengetahuan dan kebudayaan milik PBB atau UNESCO.

Berikut daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO dari Indonesia dilansir laman resmi Kemenparekraf.

1. Wayang (2008)

    Kedalaman Sejarah wayang sangat mencerminkan budaya dan Sejarah Indonesia, hal ini menjadi salah satu alasan mengapa wayang masuk kedalam warisan budaya takbenda Unesco.

    2. Keris (2008)

    Senjata tradisional pulau Jawa ini sudah ada sejak abad ke-9. Konon, dahulunya keris dibuat dari bahan titanium dan logam meteroit sehingga membuat keris sangat kuat dan tajam.

    3. Batik (2009)

    Sebuah Seni melukis diatas kain dengan menggunakan canting. Batik seakan         menjadi kekayaan budaya Indonesia yang sudah dikenal dunia. Memiliki beragam motifnya yang mencerminkan keanekaragaman etnis dan budaya Indonesia.

    4. Pendidikan dan Pelatihan membatik

    Sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap budaya membantik ini diinisasi di Pekalongan dan telah diakui sebagai warisan budaya takbenda Unesco.

    5. Angklung (2010)

    Alat music tradisional Jawa Barat ini terbuat dari bambu yang dimainkan dengan cara digoyangkan. Biasanya alat music ini dipentaskan secara berkolompok sehingga menciptakan melodi yang harmonis.

    6. Tari Saman (2011)

    Sebuah Tari tradisi yang telah dilakukan secara turun temurun, dan menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat Gayo di Aceh. Tarian ini juga dijuluki sebagai tari tangan seribu Gerakan cepat para penarinya sesuai tempo.

    7. Noken (2012)

    Salah satu tas etnik yang berasal dari Papua. Noken terbuat dari serat kulit kayu pohon manduam dan pohon nawa. Tas ini digunakan untuk mengangkut belanjaan dengan dikaitkan di kepala

    8. Tiga Genre Tari Bali (2015)

    Ketiga genre tari khas bali yang diakui Unesco adalah: Wali (Tarian sacral), Bebali (Tarian Semi Sakral atau upacara) dan Balih-balihan (tarian untuk tujuan hiburan).

    9. Kapal Pinisi (2017)

    Kapal tradisional masyarakat Bugis Makassar yang mengandalkan kekuatan angin sebagai pendorong untuk menggerakan kapal, dan terbuat dari kayu-kayu pilihan proses adat.

    10. Tradisi Pencak Silat (2019)

      Seni bela diri tradisional yang tersebar hampir di seluruh Indonesia. Pencak silat mengandung nilai-nilai persahabatan, sikap saling menghormati dan mempromosikan kohesi sosial.

      11. Pantun (2020)

        Seni tutur masyarakat Melayu dengan struktur rima tertentu, yang kaya akan nilai-nilai budaya dan agama. Konon, pantun sudah ada di kehidupan masyarakat Melayu sejak 500 tahun silam.

        12. Gamelan (2021)

          Alat music perkusi banyak dimaikan di daerah Jawa, Sunda dan Bali. Biasanya digunakan sebagai music pengiring seni pertunjukan seperti wayang dan tarian tradisional lainnya.

          13. Budaya Sehat Jamu (2023)

            Ramuah herbal yang berasal dari Jawa Tengah. Kata jamu berasal dari Bahasa Jawa Kuno: Djampi, yang berarti metode penyembuhan.

            Foto: freepik