Nyon, Gpriority.co.id – Israel tengah khawatir timnas dan klub sepakbolanya diblokir UEFA. Komite Eksekutif UEFA dilaporkan akan melakukan voting terkait eksistensi timnas dan klub Israel di ajang kompetisi Eropa.
Dilansir Channel 12 Israel, para pejabat Israel mengaku khawatir jika negaranya akan menyusul Rusia yang timnas dan klubnya diblokir dari ajang kompetisi Eropa.
“Israel mungkin berisiko diskors dari kompetisi sepak bola Eropa menyusul meningkatnya tekanan terhadap UEFA,” Channel 12 Israel melaporkan. Menurutnya Komite eksekutif UEFA diperkirakan akan membahas masalah ini paling cepat minggu depan, dengan konsekuensi potensial termasuk tim nasional Israel didiskualifikasi dari kualifikasi Eropa dan klub-klub seperti Maccabi Tel Aviv dilarang dari Liga Eropa.
Israel pun dikabarkan mengirimkan perwakilan untuk melobi untuk menggagalkan voting yang akan dilakukan oleh Komite Eksekutif UEFA pada minggu depan.
Tekanan terhadap UEFA dilaporkan meningkat setelah serangan Israel baru-baru ini di Qatar, salah satu pendukung keuangan utama UEFA.
Sebelumnya, Asosiasi Pelatih Italia (AIAC) atau Assoallenatori sudah menulis surat resmi yang mendesak agar ‘Israel’ diskors dari kompetisi internasional karena perang di Gaza. Surat tersebut mendorong Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), mengajukan permohonan resmi ke UEFA dan FIFA.
Sepakbola Italia ditegaskan harus mengambil sikap yang berpihak pada rakyat Palestina dan meminta UEFA dan FIFA agar Israel ditangguhkan sementara dari kompetisi internasional, demikian isi surat tersebut.
Mantan pemain timnas Prancis dan legenda Manchester United, Eric Cantona ikut menyuarakan betapa tidak adilnya FIFA dan UEFA dalam ajang konser ‘Together for Palestine,’ pekan lalu di Wembley Inggris. “Setelah Rusia menginvasi Ukraina, FIFA dan UEFA langsung menangguhkan Rusia. Kini sudah 716 hari sejak apa yang disebut Amnesty Internasional sebagai genosida dan Israel masih diizinkan berpartisipasi. Mengapa ada standar ganda?” ujarnya.
Kabar terakhir bahkan menyiratkan jika Spanyol berencana akan memboikot Piala Dunia 2026 kalau timnas Israel ikut serta. Hal ini diungkapkan juru bicara Partai Pekerja Sosialis Spanyol, Patxi Lopez.
“Yang kami inginkan adalah agar orang-orang sadar bahwa jika tim-tim Israel tidak dapat ambil bagian dalam acara olahraga di dunia. Mata kami terbuka lebar dan tidak menoleransi apa yang kami lihat, itulah sebabnya kami tidak bisa dan tidak akan tinggal diam,” tegasnya.
Langkah ini sejalan dengan himbauan Wakil PM Spanyol Yolanda yang menyuarakan pemboikotan Israel dari seluruh ajang apapun di dunia. “Israel harusnya tidak dapat berkompetisi dalam ajang apa pun jika terus melakukan genosida,” ucap Yolanda.
Foto : Wikipedia
