Jepang Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Daizen Maeda Beri Pesan Haru

Striker Jepang, Daizen Maeda/Foto : Dok. AFP Striker Jepang, Daizen Maeda/Foto : Dok. AFP

Jakarta, GPriority.co.id – Perjalanan Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 harus berakhir secara menyakitkan setelah kalah dramatis 1-2 dari Brasil pada babak 32 besar.

Kekalahan yang ditentukan lewat gol pada masa injury time itu meninggalkan duka mendalam bagi para pemain, termasuk penyerang Daizen Maeda, yang menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung karena gagal memenuhi harapan mereka.

Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Jepang sempat unggul lebih dulu dan tampil disiplin sepanjang laga. Namun Brasil mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua sebelum mencetak gol kemenangan pada menit ke-96.

Hasil tersebut mengubur harapan Jepang untuk melangkah lebih jauh di turnamen, meski penampilan mereka sepanjang kompetisi mendapat banyak pujian.

Usai pertandingan, Maeda menyampaikan pesan emosional kepada para suporter melalui media sosial.

“Maaf karena kami tidak bisa memenuhi harapan kalian. Terima kasih atas dukungan yang luar biasa hingga akhir,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan kekecewaan sekaligus rasa terima kasih kepada jutaan pendukung yang terus memberikan semangat selama perjalanan Samurai Biru di Piala Dunia 2026.

Penyerang yang juga memperkuat klub Celtic itu menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam skuad asuhan Hajime Moriyasu. Kecepatan, kerja keras, dan tekanan tinggi yang ia lakukan bersama rekan-rekannya beberapa kali merepotkan lini belakang Brasil. Bahkan Jepang sempat berada di ambang menciptakan salah satu kejutan terbesar turnamen sebelum akhirnya kebobolan pada detik-detik terakhir.

Kendati demikian, banyak media internasional yang menilai Jepang tampil berani menghadapi tim lima kali juara dunia tersebut. Penjaga gawang Zion Suzuki juga beberapa kali melakukan penyelamatan penting yang membuat Brasil frustrasi. Namun tekanan tanpa henti dari tim Samba akhirnya membuahkan hasil setelah kesalahan di lini belakang dimanfaatkan menjadi gol penentu kemenangan.

Meski tersingkir, penampilan Jepang di Piala Dunia 2026 tetap mendapat apresiasi luas. Tim asuhan Moriyasu dinilai menunjukkan perkembangan signifikan dalam kualitas permainan, disiplin taktik, dan mental bertanding menghadapi negara-negara elite dunia.

Permintaan maaf Daizen Maeda pun menuai respons positif dari para penggemar. Banyak suporter justru memberikan dukungan dan mengucapkan terima kasih atas perjuangan seluruh pemain yang telah membawa Jepang bersaing hingga fase gugur.

Bagi publik sepak bola Jepang, kegagalan ini memang menyakitkan, tetapi semangat juang yang ditunjukkan Maeda dan rekan-rekannya menjadi modal berharga untuk menatap kompetisi internasional berikutnya.