Jelang Mudik Lebaran, Menteri PANRB: Hati-Hati di Jalan dan Jaga Keselamatan

Menteri PANRB, Rini Widyantini soal mudik lebaran 1447 hijriah/Foto Fifi Abdurahman

Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menyampaikan imbauan khusus kepada masyarakat yang akan melakukan mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ia mengingatkan para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

Imbauan tersebut disampaikan Rini usai mengikuti kegiatan Kampanye Partisipasi Publik Pengawasan Layanan Mudik melalui SP4N-LAPOR! dan Survei Kepuasan Masyarakat di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (13/3).

“Bagi masyarakat yang ingin mudik, terutama saya ingin menyampaikan pesan dari Bapak Presiden agar selalu berhati-hati dan tentunya disiplin di jalan dan jaga keselamatan,” kata Rini kepada wartawan.

Rini juga menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto kepada keluarga para pemudik yang berada di kampung halaman.

“Dan juga salam dari Bapak Presiden untuk seluruh keluarga yang sedang mudik hari ini,” ucap dia.

Lebih lanjut, Rini menjelaskan alasan Kementerian PANRB melakukan kegiatan kampanye partisipasi publik pengawasan layanan mudik serta survei kepuasan masyarakat di sejumlah Stasiun.

Menurutnya, berdasarkan Undang-Undang Pelayanan Publik, Kementerian PANRB memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa layanan publik berjalan dengan baik dan masyarakat sebagai pengguna layanan mendapatkan pelayanan yang optimal.

Ia menambahkan, kegiatan survei tersebut juga merupakan bagian dari koordinasi antara Kementerian PANRB dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memantau kualitas layanan selama periode mudik.

“Dan ini juga memang arahan Bapak Presiden untuk dilakukan monitoring, layanan-layanan publik terutama untuk mudik. Nah, ini sekalian kita lakukan. Jadi masyarakat pengguna kereta api bisa menggunakan anjungan-anjungan atau di tiap gerbong tuh ada, ada barcode-nya tuh. Jadi bisa melakukan survei gitu,” jelasnya.

Rini menjelaskan bahwa penumpang kereta api dapat berpartisipasi dalam survei dengan memindai barcode yang tersedia di berbagai titik layanan maupun di setiap gerbong kereta. Melalui survei tersebut, masyarakat dapat memberikan masukan terkait kualitas pelayanan.

Ia berharap para pengguna kereta api dapat mengisi survei tersebut agar pemerintah dan PT KAI memperoleh masukan yang berguna untuk meningkatkan kualitas layanan publik di masa mendatang.