Jakarta, GPriority.co.id – Istilah sindrom munchausen terdengar masih asing di telinga banyak orang. Istilah ini merujuk pada sikap anak-anak yang pura-pura sakit.
Meski sering terjadi dan dianggap lucu, namun ternyata sindrom munchausen tersebut terjadi karena satu alasan yang terlihat sepele. Yaitu, anak butuh perhatian dari orang tuanya.
Dilansir dari postingan akun Instagram @respons.mom, sindrom munchausen ialah gangguan mental di mana sesesorang berpura-pura sakit atau bahkan membuat dirinya tampak sakit agar mendapat perhatian.
Bukan karena ingin berbohong, namun karena mereka sangat butuh diperhatikan serta disayangi oleh orang terdekatnya.
Biasanya, sindrom ini muncul setelah anak mengalami trauma atau pernah sakit parah ketika kecil. Mereka pernah merasakan bagaimana rasanya diperhatikan penuh saat sakit, lalu secara tidak sadar ingin merasakan hal itu lagi.
Ciri-ciri dan gejala dari sindrom ini ialah anak sering mengaku sakit namun gejalanya hilang begitu saja. Bisa juga ketika anak bercerita tentang sakitnya secara tidak konsisten.
Selain itu, anak juga bisa terlihat sering meminta bantuan dari orang lain, tetapi ia tidak mau minum obat atau menuruti saran dokter.
Ada juga tanda-tanda lainnya seperti saat anak sedang mengalami masalah pribadi atau sedang berinteraksi dengan orang tertentu. Mereka juga menjadi lebih mudah berbohong atau mengarang cerita agar terlihat seperti benar-benar sakit.
Lalu, apa yang harus dilakukan orang tua?
Jika orang tua mulai curiga anaknya memiliki tanda-tanda tersebut, cobalah untuk berkonsultasi ke psikolog atau dokter anak. Orang tua juga tidak perlu langsung panik, namun penting mengetahui apa yang sebenarnya dirasakan anak. Bisa jadi, mereka hanya butuh lebih banyak perhatian serta rasa aman dari orang terdekatnya.
Jikalau sindrom ini jarang terjadi, orang tua diminta tetap mewaspadainya. Orang tua diminta untuk selalu peka dengan cara anak mengekspresikan perasaannya. Ingatlah, sakit bukan hanya selalu soal kondisi tubuh, bisa jadi juga soal perasaan mereka yang memang butuh diperhatikan.
