Ketua MPR RI Sesalkan Bentrokan TNI dan Polri di Papua

Jakarta,gpriority- Insiden bentrokan antara personel TNI dan Polri di Kabupaten Membramo Raya Papua pada Minggu (12/4) disesalkan  Ketua MPR RI  Bambang Soesatyo.

Menurut Bambang dalam siaran persnya, Senin (13/4) atas dalih apapun, seharusnya TNI-Polri  bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan larut dalam pertikaian. Ia pun meminta agar keamanan di Papua tetap terjaga.

Bambang juga meminta agar insiden ini perlu diselesaikan agar tidak dimanfaaatkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Bambang juga mengapresiasi respon cepat Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw dan Pangdam XVIII Cendrawasih Mayjen Herman Asaribab untuk mengatasi masalah ini.

26 Awak Kapal Motor Lambelu Positif Covid-19

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 bekerja sama dengan Otoritas Pelabuhan dan PT Pelni memastikan 26 awak Kapal Motor Lambelu milik PT Pelni dipastikan positif Covid-19.  

Untuk itulah mereka telah menyiapkan isolasi di atas kapal bagi para awak, baik yang positif maupun negatif. Kapal tersebut berlabuh di zona karantina lepas pantai Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam konferensi video di Makassar, Minggu malam (12/4), Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Dr Ichsan Mustari mengatakan, pemeriksaan swab (dahak tenggorokan) telah dilakukan pada awak kapal. Namun, pemeriksaan baru meliputi 42 orang dari total 186 awak kapal. Sisanya akan menjalani tes pada Senin (13/4) ini.

Dari yang telah diperiksa itu, diketahui sebanyak 26 orang positif Covid-19. Ichsan mengatakan, isolasi akan dilakukan di atas kapal selama 14 hari. Tim gabungan sudah mengecek peta kapal untuk mengatur ruang-ruang yang akan digunakan untuk isolasi bagi awak yang positif juga ruangan yang akan digunakan oleh awak yang negatif.

”Pemeriksaan dan pengawasan akan dilakukan oleh gabungan dari tim Gugus Tugas Covid-19 Sulsel, Dinas Kesehatan, Pelni, dan Otoritas Pelabuhan. Bahkan, aparat TNI, polisi, dan Satpol PP juga dilibatkan,” tutup Ichsan. (Hs)

 

 

 

Related posts