Konflik Perbatasan Kembali Memanas, Thailand dan Kamboja Saling Serang

Surin, Gpriority.co.id- Untuk kesekian kalinya, Thailand dan Kamboja terlibat konflik perbatasan. Padahal pada 14 Juni lalu keduanya baru berdialog untuk meredakan ketegangan.

Pada Kamis (24/7) Thailand mengerahkan 6 jet tempur untuk memborbardir sejumlah titik tangsi militer milik Kamboja. Sebaliknya, Kamboja menembakkan artileri beratnya ke kawasan Thailand.

Konflik keduanya meletus pada kamis dini hari yang menurut Thailand, Kamboja lebih dahulu menyerang pangkalan militernya yang terdapat di sekitar Kuil Ta Muen Thom kuno. Wilayah ini merupakan lokasi sengketa yang berada diantara selatan Provinsi Surin, Thailand dan di barat laut Kamboja. Thailand juga menuding Kamboja melepaskan serangan dengan senjata berat ke wilayah sipil di Distrik Kap Choeng, Provinsi Surin yang sebelumnya mengirimkan drone pengintai.

Thailand pada kesempatan itu meluncurkan 6 jet tempur F-16 untuk menyerang beberapa sasaran di Kamboja. Terkait serangan Thailand tersebut Kementerian Pertahanan Kamboja mengungkapkan jika jet-jet tempur Thailand menjatuhkan dua bom di sebuah jalan. Kamboja pun mengutuk keras agresi militer yang agtesif dari Thailand terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Kamboja. Karenanya Kamboja akan terus membela diri akan setial serangan dari Thailand.

“Kamboja selalu mempertahankan posisi penyelesaian masalah secara damai, tetapi dalam kasus ini, kami tidak punya pilihan selain merespons dengan kekuatan bersenjata terhadap agresi bersenjata,” ujar Perdana Menteri Kamboja Hun Manet.

Al- Jazeera melaporkan setidaknya 12 orang tewas dalam konflik kedua negara itu. Kementerian Kesehatan Thailand menyebut 11 diantaranya ialah warga sipil. Disamping itu 31 orang yang terdiri atas 24 warga sipil serta tujuh tentara mengalami luka. Adapun Kamboja hingga kini belum melaporkan kerugian serta korban jiwa dari pihaknya.

Konflik perbatasan Kamboja dan Thailand sesungguhnya konflik lama yang belum terselesaikan. Ini bagaikan api dalam sekam yang sewaktu-waktu bisa meletus secara berulang. Konflik sejenis yang identik antara India dan Pakistan yang meributkan perbatasan di Kashmir.

Pada 28 Mei lalu sebuah ketegangan terjadi antara Kamboja dan Thailand yang terjadi setelah baku tembak singkat dan kematian seorang tentara Kamboja di perbatasan kedua negara. Ketika itu keduanya sepakat berdialog pada 14 Juni 2025 untuk meredakan ketegangan serta mencegah konflik lebih lanjut. Hasilnya pernyataan bersama dikeluarkan untuk menegaskan komitmen menjaga perdamaian dan kedaulatan. Walau demikian, pasukan kedua negara tetap siaga di perbatasan sehingga kekhawatiran akan konflik masih ada.

Beberapa faktor yang menyebabkan keduanya kerap konflik di perbatasan karena beberapa hal.

Salah satu pemicu utama konflik adalah perebutan wilayah di sekitar Kuil Preah Vihear, sebuah situs bersejarah yang diklaim oleh kedua negara. Disisi lain wilayah perbatasan itu dipercaya terdapat potensi sumber daya alam yang ada di wilayah perbatasan, seperti cadangan energi.

Konflik keduanya juga diperparah dengan nasionalisme dan kepentingan politik masing-masing. Termasuk ketidakjelasan batas wilayah yang dibuat pada masa lalu menjadi penyebabnya.

Foto : Thai Army FB

One thought on “Konflik Perbatasan Kembali Memanas, Thailand dan Kamboja Saling Serang

Comments are closed.