Jakarta, GPriority.co.id – Nama Retno Marsudi dikenal sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) RI periode 2014-2019.
Dirinya merupakan salah satu Menteri wanita Indonesia yang disegani berkat kinerja dan pribadinya.
Meski kini jabatan Menlunya telah berakhir, namun Retno Marsudi dilaporkan beralih ke dunia kecantikan.
Retno diketahui telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama ParagonCorp, pada Selasa (7/1) lalu.
Sebagai informasi, ParagonCorp merupakan salah satu perusahaan kecantikan terbesar di Indonesia.

Dalam MoU yang telah ditandatanganinya, Retno akan berperan sebagai Board of Council Paragon Wardah Stewardship for Global Impact.
Nantinya, Retno akan berperan aktif dalam isu pendidikan, pemberdayaan perempuan, keberlanjutan lingkungan, upaya konservasi dan pemenuhan air bersih, juga aksi sosial inspiratif untuk masyarakat global.
Selain itu, Retno juga akan berperan penting dalam memperkuat upaya diplomasi global dan memperluas jangkauan program-program Wardah.
Alasan Retno Marsudi Bergabung dengan ParagonCorp
Retno menyetujui kerja sama ini karena menurutnya ParagonCorp merupakan perusahaan yang percaya bahwa kaum perempuan dapat memiliki peran besar untuk menciptakan perubahan di masyarakat.
Sosok Retno dinilai pas untuk mengisi posisi ini, mengingat dirinya merupakan tokoh inspiratif dalam diplomasi global yang memang dibutuhkan oleh ParagonCorp.
Hebatnya, Retno Marsudi dan pemilik ParagonCorp, Nurhayati Subakat, sama-sama pernah masuk ke dalam daftar Fotrune Indonesia Most Powerful Women di tahun 2022.

Daftar tersebut berisi 20 perempuan yang berhasil membawa perubahan di dunia bisnis, serta memberikan dampat besar bagi masyarakat.
Disamping itu, Retno Marsudi juga merupakan wanita pertama yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri di Indonesia.
Kariernya yang mumpuni dalam bidang diplomasi dunia, juga membawanya sebagai Utusan Khusus Sekjen PBB dalam menangani isu air, pada 13 September 2024 lalu.
Foto : Dok. ParagonCorp
