Jakarta, GPriority.co.id – DPR RI belum lama ini mengungkap soal anggaran belanja alat tulis di Kementerian yang mencapai Rp44 triliun!
Hal ini diungkap oleh Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. Dasco mengatakan, anggaran belanja alat tulis kantor (ATK) seluruh kementerian dan lembaga mencapai Rp44,4 triliun.
Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto tengah berupaya melakukan efisiensi anggaran, termasuk di sektor kecil seperti belanja ATK.

Selain itu, Prabowo akan memperketat pengawasan proyek besar di kementerian dan lembaga dengan melibatkan aparat penegak hukum seperti KPK dan Kejaksaan untuk memastikan transparansi dan mencegah penyimpangan.
Dasco juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo meminta KPK mendampingi Kementerian Agama dan Badan Penyelenggara Haji (BPH) dalam penyelenggaraan Haji 2024.
Langkah ini dinilai penting mengingat berbagai temuan dan catatan dari Panitia Khusus (Pansus) Angket Haji DPR RI, termasuk soal ketidaksesuaian alokasi kuota haji tambahan dari Pemerintah Arab Saudi dengan hasil konsultasi bersama Komisi VIII DPR.
Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi dalam pelaksanaan ibadah haji.
APBN 2025 Naik 8,9 Persen
Disamping itu, APBN di tahun 2025 ini juga dilaporkan mengalami kenaikan sebesar 8,9 persen, jika dibandingkan tahun lalu.
Namun kenaikan APBN ini kembali ke rakyat untuk alokasi berbagai program Pendidikan, Perlindungan Sosial, Kesehatan, Ketahanan Pangan, hingga Perumahan.
Salah satunya terkait program Makan Bergizi Gratis yang pada awal implementasinya menghabiskan anggaran sebesar Rp71 triliun.

Program ini dicanangkan Presiden Prabowo dan merupakan salah satu program unggulannya, untuk memperbaiki gizi bagi anak sekolah dan mencegah stunting untuk ibu hamil, serta pemenuhan gizi bagi ibu menyusui.
Namun, berbagai program prioritas dan program unggulan di tahun 2025 ini, akan dibiayai oleh pendapatan negara yang diperoleh dari perpajakan.
Pendapatan negara pun ditaksir mencapai Rp3.005,1 triliun.
Foto : Ilustrasi/Freepik
