Mengenal Alutsista Yang Viral Usai Debat Capres Ketiga, Ternyata Dipakai Oleh TNI

Jakarta, GPriority.co.id – Usai debat calon presiden (capres) pada Minggu (7/1) kemarin, beberapa istilah baru bermunculan dan menjadi viral. Salah satunya yaitu ‘alutsista’. Sebenarnya, apa ‘alutsista’ itu?

Ternyata ‘alutsista’ merupakan kata singkatan dari alat utama sistem senjata. Alutsista ternyata dipakai oleh TNI Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut, untuk melaksanakan tugas pokoknya.

Alutsista dalam dunia militer sangatlah penting. Karena nantinya dapat membangun dan memberi kekuatan pada dunia militer dalam suatu negara.

Yang termasuk dalam alutsista, diantaranya seperti pesawat tempur, tank, kapal perang, kendaraan lapis baja, senjata, radar, serta sistem komunikasi militer.

Selain membantu tugas pokok TNI, alutsista juga memiliki fungsi utama untuk meningkatkan sistem pertahanan suatu negara, dalam menjaga keamanan nasional.

Dalam dunia TNI, alutsista merupakan kebutuhan dasar yang menjadi sangat penting untuk dibeli negara. Alutsista dapat menjadi asset dalam sistem pertahanan dan keamanan negara.

Alutsista menjadi satu topik yang ramai diperbincangkan usai debat ketiga capres Indonesia kemarin. Hal ini bermula saat Anies Baswedan, capres nomor urut 1, mengkritik Menhan terkait anggaran 700 triliun untuk pembelian alutsista bekas.

Selain itu Anies juga membeberkan oknum-oknum orang dalam yang turut andil dalam pengadaan alutsista selama ini. Tak hanya Anies, persoalan alutsista juga menjadi bahasan Ganjar Pranowo, capres nomor urut 3 dalam debat kemarin.

Saat Anies merasa keliru dengan anggaran alutsista yang dinilai begitu banyak, Ganjar menilai Prabowo terlalu gegabah dalam pembelian alutsista tersebut.

Menjawab cecaran dari dua capres lain, Prabowo beranggapan bahwa alat pertahanan dan keamanan, baik itu pesawat maupun kapal perang yang perlu dilihat adalah faktor usia pakai, bukan perkara baru atau bekasnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menuturkan bahwa alat-alat perang memiliki usia pakai rata-rata 25-30 tahun.

Foto : The Diplomat