Mengenang Andi Nurhatina, Ketua DPRD Parepare Yang Meninggal Usai Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke 77

Parepare,GPriority.co.id— Kabar duka menyelimuti masyarakat kota Parepare. Ketua DPRD Andi Nurhatina Tipu S.Sos.MM berpulang, Kamis, 18 Agustus 2022. Usai menghadiri upacara penurunan Bendera HUT RI ke 77 di Lapangan Andi Makkasau Kota Parepare.

Puang Tina, sapaannya- mengembuskan nafas terakhir di RSUD Andi Makkasau Parepare sekira pukul 09.00 WITA. Politisi Golkar itu meninggal dunia akibat serangan jantung.

Lantas bagaimana sosok Andi Nurhatina Tipu selama hidupnya.? Andi Nurhatina saat ini menjabat sebagai Bendahara Golkar Parepare. Di Golkar dia dinilai sebagai salah satu kader yang loyal. Nurhatina juga disebut kader yang potensial dan berintegritas.

“Almarhumah sebagai kader yang sangat potensial. Loyalitas dan integritasnya tidak diragukan. Saya betul-betul merasa kehilangan salah satu kader terbaik. Kondisi ini saya sudah laporkan ke Ketum AH (Airlangga Hartarto). Beliau turut berduka,” ucap Ketua Golkar Sulsel Taufan Pawe.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Parepare Yasser Latief menilai Nurhatina sosok yang sangat baik. Yasser menyebut Nurhatina sebagai politisi yang dewasa. Meski kerap berbeda sikap politik, kata dia, Nurhatina tetap menjaga interaksi yang baik dengannya.

“Silaturrahmi beliau baik. Sangat baik. Meskipun kami kerap berbeda pandangan dan sikap politik, namun ia tidak membawa perbedaan itu dalam interaksi kami dalam kehidupan yang lain. Ia menghormati dan menghargai sikap kami yang berbeda,” kenang YL.

Di DPRD, Yasser menganggap Nurhatina sebagai kakak dan orang tua. “Meskipun juga sesekali harus berhadapan atas sikap politik kami masing-masing,” ungkap Politisi Nasdem ini.

Hal senada diungkapkan rekan sejawatnya di Partai Golkar. Ketua Harian Golkar Parepare Kaharuddin Kadir menyebut Nurhatina sebagai orang yang dituakan di Fraksi Golkar. Kaharuddin menilai Nurhatina pemimpin yang demokratis.

“Beliau tak sungkan turun mendatangi anggota DPRD ke rumahnya dalam rangka menyelesaikan sesuatu. Beliau datang ke rumah anggota DPRD untuk meminta solusi jika ada masalah,” ucapnya.

“Saya kira beliau berfungsi sebagai payung. Sebagai Ketua DPRD, beliau sangat peduli dengan semua anggota DPRD,” tambah Ketua Komisi II DPRD Parepare itu.

Nurhatina sebagai mantan birokrat juga meninggalkan kenangan yang manis. Jejak kariernya sebagai abdi negara cukup gemilang. Ia pernah menjabat sebagai Lurah Ujung Bulu hingga menjadi Camat Bacukiki Barat, usai purna bakti ia maju sebagai anggota legislatief dari Partai Golkar.

Sepak terjangnya sebagai birokrat dipaparkan Sekda Parepare Iwan Asaad. Iwan menyebut Nurhatina teladan pamong muda menjadi abdi negara.

“Kalau terkait tanggung jawab, beliau tidak diragukan terlebih terkait soal komitmen. Banyak kenangan manis bagi kami di ASN bersama Ibu Ketua,” ungkapnya.

Iwan juga menilai Alumni APDN Makkasar itu sebagai sosok yang tak kenal lelah dalam bekerja. Meski, kata dia, terkadang kesehatannya diabaikan.

“Dalam pengabdiannya sering tidak mengenal waktu dan kerap mengabaikan kesehatannya. Untunglah beliau dikelilingi keluarga yang hebat, penuh cinta dan mensupport tugasnya,” pungkasnya.

Ucapan dukacita atas meninggalnya Andi Nurhatina berseliweran di media sosial. Di halaman rumah duka juga terlihat dipenuhi karangan bunga ucapan belasungkawa. Sejumlah keluarga dan kerabat tampak memadati rumah duka di Kelurahan Lumpue.

Jenazah Andi Nurhatina dimakamkam Jumat 19 Agustus 2022, di pekuburan keluarga tak jauh dari rumahnya. (Ae)