MUFFEST+ Jadi Salah Satu Jendela Dunia Kemajuan Industri Gaya Hidup Halal di Indonesia

Jakarta,gpriority- Sebagai rangkaian perayaan enam tahun berdirinya Indonesian Fashion Chamber (IFC) yang jatuh pada 16 Desember 2021, organisasi profesi desainer fesyen profesional terbesar di Indonesia ini melaunching MUFFEST+.

MUFFEST merupakan salah satu kegiatan terbesar yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh IFC secara berkelanjutan sejak tahun 2016. Dengan optimisme yang tinggi, Indonesian Fashion Chamber (IFC) yang bersinergi dengan Kinarya Event & Exhibition akan menggelar MUFFEST+ 2022 pada tanggal 28-31 Juli 2022 di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta.

Berbeda dengan penyelenggaraan MUFFEST pada tahun-tahun sebelumnya, MUFFEST+ 2022 yang mengusung tema “Muslim Fashion, Muslim Lifestyle” akan memberikan tawaran baru dengan mengedepankan kolaborasi tiga sektor industri halal yaitu fesyen muslim dengan kuliner dan pariwisata yang berpotensi besar memperluas jaringan di dalam dan luar negeri dalam mempercepat geliat kebangkitan industri fesyen muslim Indonesia.

Terkait dengan acaranya, MUFFEST+ 2022 akan menghadirkan rangkaian acara berupa fashion show, trade-expo, konferensi, program internasional, dan fashion competition. Dengan menggandeng 275 peserta pameran, MUFFEST+ 2022 menargetkan akan mendatangkan lebih dari 30.000 pengunjung.

Gelaran MUFFEST+ tak hanya sebagai etalase dari perkembangan terkini industry fesyen muslim Indonesia yang meliputi segi kualitas, kuantitas, inovasi bisnis, teknologi, maupun trend terkini. Melalui konsep kolaborasi terbaru ini, MUFFEST+ dirancang pula menjadi salah satu jendela dunia untuk melihat kemajuan industry gaya hidup halal di Indonesia.

Selain launching MUFFEST+, IFC dalam perayaan HUT yang ke-6 juga mempersembahkan Fashion Parade dengan menampilkan karya dari 100 desainer yang merupakan member IFC dari seluruh chapter yang tersebar di berbaga idaerah di Indonesia.

100 karya desainer yang diperagakan oleh 100 model tersebut digelar di IstoraSenayan, Gelora Bung Karno (GBK) pada 16 Desember 2021. Penyelenggaraan Fashion Parade ini bertujuan untuk merayakan kreativitas pelaku fesyen tanah air dan mempromosikan desainer Indonesia beserta karyanya yang memperlihatkan keragaman fesyen Indonesia, mulai dari busana konvensional, etnik kontemporer hingga busana muslim, kepublik yang lebih luas, baik skala nasional maupun internasional.

“Industri fesyen Indonesia terkena dampak pandemi yang berat. Kita harus tetap menjaga semangat dalam membangun industri fesyen nasional. IFC merasa penting sekali memberikan semangat kepada member IFC sebagai pelaku industri fesyen tanah air dengan mempromosikan desainer Indonesia beserta karyanya, dan mengkampanyekan bangga dan pakai produk buatan Indonesia,” ungkap Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber.

Perhelatan “Enam Tahun IFC” diharapkan mampu berkontribusi lebih besar lagi terhadap pengembangan industri fesyen Indonesia. IFC berkomitmen menggiatkan program dan kegiatanlebih optimal, berkesinambungan, dan berkelanjutan sebaga iupaya mengembangkan ekosistem industri fesyen di tanah air, termasuk mewujudkan cita-cita bersama yakni menjadikan Indonesia sebagai pusat fesyen muslim global.(Hs.Foto.IFC)

 

Related posts