Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Bobby Rasyidin, ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/11/2025).
Dalam konferensi persnya, Bobby menyampaikan bahwa pihaknya menerima sejumlah instruksi dari Presiden Prabowo terkait perbaikan layanan dan infrastruktur perkeretaapian nasional.
“Ada beberapa hal yang beliau tekankan dan perintahkan. Pertama, transportasi kereta api atau mass transit merupakan hal penting bagi suatu negara. Merupakan peradaban buat satu negara dan tentunya menjadi tanggung jawab dari negara dan pemerintahnya,” kata Bobby, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (4/11).
Instruksi pertama dari Prabowo, lanjut Bobby, adalah memastikan keamanan, kenyamanan, dan kebersihan layanan kereta api.
“Sehingga beliau untuk layanan ke depannya, apa yang diperlukan Kereta Api, yakni tambahkan gerbong, perbaiki gerbong yang ada, nyamankan penumpang, terutama yang perempuan,” ucapnya.
“Stasiun, lintasan kereta, dan gerbong harus bersih. Terutama peningkatan-peningkatan fasilitas di stasiun, peningkatan fasilitas operasi yang ada di lintasan, dan bahkan juga meningkatkan infrastruktur dari lintasan yang ada,” tambah Bobby.
Bobby juga menyampaikan bahwa Prabowo memberikan instruksi khusus menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
“Beliau juga memerintahkan kami untuk mengecek secara detail daerah-daerah rawan, terutama daerah rawan banjir, daerah rawan longsor dalam hal ini,” tuturnya.
Selain itu, kata Bobby, Prabowo menegaskan pentingnya peningkatan layanan kereta api di wilayah Jabodetabek agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat bepergian.
“Dipastikan bahwa mass transit yang dipakai ini, terutama oleh pekerja yang setiap hari bolak-balik ke Jakarta, masyarakat kalangan bawah, dan semua kalangan, seperti yang saya sampaikan tadi, harus aman, nyaman, bersih, dan keselamatan adalah nomor satu. Demikian pesan-pesan beliau selama tadi kami dipanggil, kami diundang,” pungkas Bobby.
