Pantau Harga dan Stok Kebutuhan Pokok, Pj Bupati Aceh Tamiang Keliling Pasar Kota Kualasimpang

Aceh, GPriority.co.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tamiang, Aceh, Asra melakukan monitoring ke pasar tradisional Kota Kualasimpang untuk melihat ketersediaan kebutuhan bahan pokok yang ada di pasar terbesar di kabupaten itu.

Selain mengecek ketersediaan bahan pokok, Pj Bupati juga melakukan interaksi langsung kesejumlah pedang di pasar dan memastikan harga.

“Alhamdulillah masih stabil (harga). Dan masih dibatas normal semuanya,” kata Pj Bupati Asra, kepada GPriority.co.id disela kunjungan di pasar Kota Kualasimpang, Jumat (14/6) pagi.

Kendati demikian, Asra menyebut ada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami lonjakan harga namun tidak begitu signifikan, seperti minyak goreng.

“Hanya terdapat perbedaan harga saja. Sebab harga ecerannya ditentukan oleh masing-masing penjual,” katanya.

Asra menyebut, peran pemerintah daerah sendiri dalam hal ini sangatlah penting guna menjaga ketersediaan dan mengontrol kebutuhan pokok agar tidak mengalami lonjakan harga.

“Terlebih menjelang Idul Adha,” ujarnya.

Kata Asra, pihaknya akan terus berusaha semaksimal mungkin dalam membantu serta meringankan masyarakat dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok di kabupaten itu.

Salah satu yang akan dilakukan pemerintah daerah sendiri melalui Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan dan bekerjasama dengan Dinas Pangan Aceh, Asra menyebut akan melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM).

“Setelah dari pasar ini, kita akan langsung buka kegiatan GPM tersebut,” katanya.

Menurutnya ini merupakan momentum yang tepat. Mengingat kebutuhan masyarakat akan sembako menjelang hari raya Idul Adha.

“Pada gerakan pangan murah ini, selisih harga yang didapatkan masyarakat sangat lumayan, sekitar Rp,60 ribu per paketnya,” kata Asra.

“Dan tugas pokok pemerintah harus menyediakan komoditas yang dibutuhkan masyarakat,” imbuhnya.

Asra meyakini, dengan kerjasama semua stakeholders maka inflasi di Aceh Tamiang akan lebih terkendali dan masyarakat akan lebih sejahtera.

“Gerakan ini ini nantinya diharapkan bisa membantu masyarakat Aceh Tamiang,” ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan Dinas Pangan Aceh, Salman dalam laporannya akan memastikan pasokan pangan serta akan menjaga stabilitas harga.

Kata dia, GPM di Aceh Tamiang ini sendiri sudah berulang kali dilakukan. Hal ini dikarenakan peran aktif Pemerintah Daerah yang terus bergerak menekan angka Inflasi.

“Aceh Tamiang menjadi indikator inflasi Aceh. Tapi kami yakin dengan kerjasama semua pihak, inflasi akan terus berkurang,” ucapnya.

Adapun jumlah stok yang dibawa berupa beras yang dikemas dalam kemasan 5 kg dengan harga Rp.47 ribu; Gula dengan Rp.28ribu/2kg; Minyak makan dengan harga Rp.32 ribu per 2 liter; Telur ayam dengan harga Rp.43 ribu per papan; Bawang merah Rp.18 ribu/ setengah kg; dan cabe merah Rp. 23 ribu/ setengah kilogram.

“Kita akan berupaya kegiatan itu terus dilakukan agar dapat membantu meringankan masyarakat,” ujarnya.

Foto: Zulfitra/GPriority