Pemprov Kaltim Fasilitasi Pelatihan Dan Sertifikasi Pelaku Ekraf

Penulis : Ponco | Editor : Lina F | Foto : Kemenparekraf

Samarinda, Gpriority.co.id – Dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) agar berdaya saing, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) akan memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi.

Berbicara dalam rapat persiapan Sertifikasi Kompetensi Pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Aktivasi Creative Hub di Ruang Rapat Sekda Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (21/06), Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menegaskan dalam pengembangan SDM maka pelaku usaha ekraf menjadi sasaran untuk ditingkatkan kompetensinya. “Sesuai targetnya dan keinginan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, untuk sertifikasi pelaku Ekraf dan creative hub sudah harus terealisasi pada September tahun ini,” ujarnya seperti dikutip dari laman Pemprov.

Dijelaskannya, pelaku usaha Ekraf yang meliputi 17 subsektor akan terus diupayakan peningkatan kemampuannya melalui sertifikasi kompetensi. Menurutnya, sertifikasi kompetensi pelaku ekraf sebagai bukti komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi terkait peningkatan SDM, khususnya meningkatkan kemampuan pelaku usaha ekraf agar berdaya saing. Apalagi dengan adanya Ibu Kota Nusantara (IKN) kelak.

Sri mengungkapkan, sejak tahun lalu telah dibahas bagaimana program Beasiswa Kalimantan Timur (BKT) ada alokasi khusus untuk sertifikasi kompetensi pelaku ekraf. “Dan subsektòr Barista yang mampu difasilitasi untuk kategori pekerja (bukan pelajar/siswa) dengan jumlah masih minim,” tandasnya.

Atas dasar itu, untuk menjawab masalah kompetensi ini dialokasikan sepenuhnya ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), karena masuk dalam sektor tenaga kerja. “Jadi seluruh tenaga kerja produktif itu semua sertifikasi kompetensi ada di bawah binaan Disnaker,” imbuhnya.

Upaya Pemprov Kaltim menyiapkan SDM ekraf agar berdaya saing menurutnya salah satunya dengan memberikan fasilitasi pelatihan dan sertifikasi. Hal ini, sebutnya, bukti bahwa Gubernur dan Wagub tidak hanya lip service, tetapi benar-benar memperhatikan SDM pemuda dan komunitas.

Sementara itu, Kepala Bidang Ekraf Dispar Kaltim Awang Khalik mengatakan pihaknya sudah melakukan pemetaan untuk 17 subsektor ekraf dan saat ini ada empat subsektor yang siap diikutkan sertifikasi kompetensi. Pihaknya sendiri telah memetakan pelaku usaha ekraf di wilayah Balikpapan, Samarinda dan Kutai Kartanegara. Adapun totalnya sebanyak 235 orang terdiri subsektor fotografer muda 50 orang, videografer muda 50 orang, serta wastra dan musik.