Potensi Omset Wisata Akhir Tahun Capai Rp108 Triliun, Menparekraf Targetkan Hingga Rp120 Triliun

Jakarta, GPriority.co.id – Wisata akhir tahun di Indonesia, menghasilkan potensi omset yang sangat besar bagi perekonomian negara. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno pada Rabu (3/1) kemarin.

Potensi omset wisata akhir tahun ini bahkan mencapai lebih dari Rp108 triliun lebih. Terdiri dari akomodasi, hotel, dan restoran. Dalam data yang dirilis BPS (Badan Pusat Statistik), selama libur nataru (natal dan tahun baru) sekitar 15.500 kamar hotel dipesan oleh para wisatawan di seluruh Indonesia, dengan range tarif Rp1 juta per malam.

Selanjutnya pemerintah juga menargetkan peningkatan pendapatan pariwisata sebesar Rp120 triliun, dengan jumlah kunjungan periode nataru di angka 107-110 juta wisatawan.

Sebelumnya, Sandiaga Uno juga melakukan kunjungan kerja ke Big Bazar Kuliner di kota Batam. Dalam kesempatan tersebut, Sandi mengungkapkan bahwa industri wisata kuliner menjadi salah satu alasan terbesar adanya pergerakan wisatawan di Indonesia.

“Data yang kami (Kemenparekraf) kumpulkan menggunakan analitik big data dan data AI, 63 persen (pariwisata Indonesia) dipicu oleh wisata kuliner, artinya dari lidah turun ke hati, dari hati turun ke dompet,” ujar Sandi.

Selain menargetkan pendapatan pariwisata, Sandiaga Uno juga memiliki visi dan misi di 2024 ini untuk ciptakan 4,4 juta lapangan pekerjaan, terutama di bidang kuliner.

Ia bahkan mengatakan bahwa industri kuliner masuk dalam kategori 5 industri terbesar di Indonesia.

“Ini momentum yang pas, kita berharap gunakan semangat 3G, gercep gerak cepat, geber gerak bersama, gaspol garap semua potensi untuk ciptakan lapangan kerja,” tambah Sandi.

Foto : Kemenparekraf