Siapa Riza Chalid, Sang Godfather Minyak?

Muhammad Riza Chalid. Foto: (Dok/Pinterest) Muhammad Riza Chalid. Foto: (Dok/Pinterest)

Jakarta, GPriority.co.id – Nama Muhammad Riza Chalid, yang dijuluki “Saudagar Minyak”, kembali menjadi perbincangan setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menetapkannya sebagai buronan dan memasukkannya ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) per 19 Agustus 2025.

Ia diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero) periode 2018-2023.

Riza Chalid resmi menjadi tersangka sejak 10 Juli 2025 karena perannya sebagai pemilik PT Orbit Terminal Merak (OTM) dan beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa.

Ia diduga kuat mengintervensi kebijakan Pertamina dengan cara memasukkan rencana kerja sama penyewaan Terminal BBM Tangki Merak, padahal Pertamina saat itu belum membutuhkan tambahan penyimpanan stok BBM.

Tak hanya dirinya, anak laki-lakinya, Muhammad Kerry Adrianto, juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Riza Chalid dikenal sebagai sosok yang kaya akan kontroversi. Jauh sebelum kasus Pertamina, namanya sudah sering kali disebut dalam berbagai skandal:

Kasus MarkUp Sukhoi: Pada tahun 1997, Riza diduga terlibat dalam markup pembelian pesawat Sukhoi di Moskow, Rusia.

Skandal “Papa Minta Saham”: Puncaknya adalah rekaman yang bocor ke publik pada tahun 2015. Dalam rekaman tersebut, Riza Chalid bersama mantan Ketua DPR RI Setya Novanto, diduga mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meminta saham dari PT Freeport Indonesia sebagai imbalan perpanjangan kontrak.

Surat Kontroversial ke Pertamina: Menurut laporan Rendra dari Antara News (2016), anak Riza pernah disebut dalam surat kontroversial Setya Novanto kepada Direktur Utama PT Pertamina, terkait permintaan DPR agar Pertamina membayar biaya penyimpanan BBM kepada PT Orbit Terminal Merak.

Di balik citranya yang kontroversial, Riza juga memiliki jejak dalam dunia politik dan bisnis. Ia diduga membiayai kampanye Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa pada Pemilihan Presiden 2014, termasuk mendanai tabloid Obor Rakyat.

Selain itu, ia juga disebut-sebut ikut membiayai kampanye pencalonan presiden Anies Baswedan dengan meminjamkan jet pribadinya.

Bersama mantan istrinya, Roestriana Adrianti, Riza mendirikan Sekolah Al Jabr di Jakarta Selatan pada tahun 2004. Ia juga merupakan salah satu tokoh di balik berdirinya pusat hiburan anak KidZania pada tahun 2007, dengan investasi mencapai jutaan dolar AS.Kini, dengan statusnya sebagai buronan, keberadaan Riza Chalid masih menjadi misteri. Kasus ini kembali menyoroti praktik korupsi yang terstruktur dan melibatkan tokoh-tokoh berpengaruh di balik layar.

Pewarta: Rizqi Juned

Editor: Dimas A Putra