Jakarta, GPriority.co.id – Belum lama ini, terumbu karang terbesar di dunia ditemukan di Indonesia oleh tim peneliti biologi laut muda tanah air.
Ocean Gardener, menemukan sebuah koloni terumbu karang yang ukurannya sangat besar.
Terumbu karang ini bernama Galaxea astreata, dan ditemukan di wilayah pantai Nusa Penida, Provinsi Bali.
Ketika Ocean Gardener mengukurnya, lebar Galaxea astreata mencapai 58 meter, dengan panjang 71 meter dan tingginya mencapai 10 meter!

Jika dilihat dari data terumbu karang sebelumnya yang pernah ditemukan, Galaxea astreata sangat berpotensi untuk bisa jadi yang terbesar di dunia, dan memecahkan rekor yang ada.
Sebelumnya, koloni terumbu karang terbesar di dunia yang pernah ditemukan adalah Pavona, dan ditemukan di Kepulauan Solomon.
Terumbu karang Pavona memiliki lebar 34 meter, dengan panjang 32 meter dan tinggi 5,5 meter.
Jika dibandingkan dengan Galaxea astreata, besar terumbu karang Pavona memang berbeda jauh.

Dari segi luas, Galaxea astreata membentang seluas 4.000 meter persegi.
Penemuan Galaxea astreata diharapkan dapat menjadi titik fokus baru dan juga objek konservasi yang mendorong perlindungan ekosistem bahwa laut di Indonesia.
KKP Bersiap Luncurkan Proyek Terumbu Karang Lautra
Sebagai informasi, KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) siap membuat proyek terumbu karang Lautra (Laut untuk Kesejahteraan), dan meluncur pada Maret 2025 mendatang.
Proyek terumbu karang Lautra ini bertujuan untuk memperkuat pegelolaan berkelanjutan pada kawasan konservasi laut dan terumbu karang.
Selain itu, proyek KKP ini juga digagas untuk mendorong perekonomian bagi masyarakat wilayah pesisir.

Adapun proyek terumbu karang Lautra ini merupakan bentuk inovasi dari pendanaan untuk sektor kelautan dan perikanan.
Setelah berjalan, proyek terumbu karang Lautra ini diharapkan dapat memberi dampak signifikan bagi perekonomian masyarakat lokal.
Melalui dukungan teknologi dan pendekatan secara berkelanjutan, proyek terumbu karang Lautra digadang-gadang dapat menjadi model pengelolaan sumber daya laut yang efektif, dalam membangun Indonesia di masa depan.
Foto : Ocean Gardener
