Jakarta, GPriority.co.id – Jagat maya dimunculkan sejumlah tuntutan rakyat merespon aksi demonstrasi yang terjadi beberapa hari terakhir. Judul tuntutan tersebut yakni “17+8 Tuntutan Rakyat” dengan deadline tujuh hari kedepan (5 September 2025) serta satu tahun kedepan (31 Agustus 2026).
Dalam ungguhan kontras_update, Senin (1/9), tuntutan 7 hari muncul dari publik figur seperti Salsa Erwina Hutagalung, Jeromepolin, dan Cherylmarella serta hasil rembukan jutaan suara rakyat di kolom komentar dan Instagram Story.
Kemudian, tuntutan ini juga berasal dari desakan 211 organisasi masyarakat sipil, siaran pers Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), Peryataan sikap Ikatan Mahasiswa Magister Kenotariatan UI, Pernyataan sikap Center for Environmental Law & Climate Justice Universitas Indonesia, tuntutan demo buruh 28 Agustus 2025 dan 12 tuntuntan rakyat menuju transparansi & keadialan oleh Reformasi Indonesia di Change.org yang sudah menerima lebih dari 40 ribu dukungan.
Berikut isi tuntutan rakyat 17+8:
Tuntutan dalam 1 Minggu
- Bentuk Tim Investigasi lIndependen kasus Affan Kurniawan, Umar Amarudin,
maupun semua korban kekerasan dan pelanggaran HAM oleh aparat lainnya
selama demonstrasi 28-30 Agustus dengan mandat jelas dan transparan - Hentikan keterlibatan TNI dalam pengamanan sipil, kembalikan TNIke barak.
- Bebaskan seluruh demonstran yang ditahan dan pastikan tidak ada kriminalisasi
demonstran. - Tangkap, adili, dan proses hukum secara transparan para anggota dan
komandan yang memerintahkan dan melakukan tindakan kekerasan. - Hentikan kekerasan oleh kepolisian dan taati SOP pengendalian massa yang
sudah tersedia - Bekukan kenaikan gaji/tunjangan anggota DPR dan batalkan fasilitas baru.
- Publikasikan transparansi anggaran (gaj,tunjangan, rumah, fasilitas DPR) secara
proaktif dan dilaporkan secara berkala. - Selidiki kepemilikan harta anggota DPR yang bermasalah oleh KPK.
- Dorong Badan Kehormatan DPR untuk periksa anggota yang melecehkan
aspirasi rakyat. - Partai harus pecat atau jatuhkan sanksi tegas kepada kader partai yang tidak etis
dan memicu kemarahan publik. - Umumkan komitmen partai untuk berpihak pada rakyat di tengah krisis
- Anggota DPR harus melibatkan diri di ruang dialog publik bersama mahasiswa
dan masyarakat sipil guna meningkatkan partisipasi bermakna - Tegakkan disiplin internal agar anggota NI tidak mengambil lih fungsi Polri.
- Komitmen publik TN untuk tidak memasuki ruang sipil selama krisis demokrasi.
- Pastikan upah layak untuk seluruh angkatan kerja (guru, nakes, buruh, mitra ojol,
- Ambil langkah darurat untuk mencegah PHK massal danlindungi buruh kontrak.
- Buka dialog dengan serikat buruh untuk solusi upah minimum dan outsourcing.
Tuntutan dalam 1 Tahun
- Bersihkan dan Reformasi DPR Besar-Besaran
- Reformasi Partai Politik dan Kuatkan Pengawasan Eksekutif
- Susun Rencana Reformasi Perpajakan yang Lebih Adil
- Sahkan dan Tegakkan UU Perampasan Aset Koruptor, Penguatan Independensi KPK, dan Penguatan UU Tipikor
- Reformasi Kepolisian agar Profesional dan Humanis
- TNI Kembali ke Barak, Tanpa Pengecualian
- Perkuat Komnas HAM dan Lembaga Pengawas Independen
- Tinjau Ulang Kebijakan Sektor Ekonomi & Ketenagakerjaan
