Utayoh siap di lantik Gubernur Papua Barat

Jakarta,Gpriority-Karena tidak memenuhi eksepsi, Mahkamah Konstitusi (MK) pada hari Rabu (17/2/2021) menolak permohonan Samaun Dahlan – Clifford Hendrik Ndandarmana (#SADAR).

Dijelaskan oleh Hakim Wahihuddin Adams dalam live streaming sidang pengucapan putusan dan ketetapan ada beberapa hal yang membuat permohonan #SADAR ditolak, yang pertama pemohon tidak memiliki kedudukan hukum berdasarkan pasal 158 UU 10/2016.

“ Berdasarkan bukti yang diajukan KPU, perolehan suara pemohon adalah 19.444 suara, sedangkan perolehan suara pihak terkait Untung Tamsil-Yohana Dina Hindom adalah 20.271 suara. Sehingga perbedaan suara antara pemohon dengan pihak terkait adalah 825 suara atau 2,1%. Dan dianggap melebihi ambang batas yang ditetapkan yakni 2%,” ucap Wahihudin Adams.

Yang kedua adalah eksepsi dalil seperti dukungan ganda sebanyak 2.066 KTP dan verifikasi faktual dukungan perbaikan paslon, setelah diteliti MK, tidak ditemukan bukti yang mengarah ke situ serta tidak ada relevansinya.

Dengan dikeluarkannya keputusan ini maka Untung Tamsil-Yohana Dina Hindom (Utayoh) siap dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak oleh Gubernur Papua Barat (Hs.Foto.Humas MK)

Related posts