Wakil Bupati Amin Haras Mengawal Pelepasan 42 Hektar Lahan Hutan Produksi untuk Lanjutan Pembangunan Bandara Pohuwato

Jakarta,Gpriority- Wakil Bupati Pohuwato Drs.Hi,Amin Haras pada Jum’at (6/3/2020) mendatangi Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.Kehadiran Amin Haras di KLHK berkaitan dengan  undangan rapat pemaparan hasil peninjauan atau penelitian lapangan oleh tim terpadu untuk pelepasan kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi untuk lanjutan pembangunan bandara di Kabupaten Pohuwato.

Dijelaskan oleh Amin Haras,bandara di Pohuwato yang pada saat ini tengah memasuki pembangunan mengalami sedikit masalah karena sebagian lahannya masuk ke dalam kawasan hutan lindung yang pada tahun lalu sudah diproses alih fungsinya menjadi hutan produksi yang dapat dikonversi, kemudian untuk proses selanjutnya harus dilepas oleh KLHK.  Untuk itulah Pemkab Pohuwato memohon kepada KLHK untuk melepas  hutan produksi untuk pembangunan bandara Pohuwato. Dan setelah itu KLHK mengirimkan tim terpadu untuk melakukan penelitian.

Usai penelitian, KLHK memanggil Pemkab Pohuwato terkait keputusan akhir. Pohuwato yang diwakili Amin Haras pun bergegas ke Jakarta. Dalam rapat tersebut, seperti dituturkan Amin, KLHK mengatakan,tim terpadu merekomendasikan kepada pemerintah pusat bahwa lahan yang kurang lebih 42 hektar untuk pembangunan bandara sudah layak dilepas.

“ Hasil itulah yang kemudian disampaikan kepada kita oleh Kementerian terkait yang hadir. Setelah itu Tim terpadu akan menyusun dokumen kepada Menteri Siti Nurbaya. Dan oleh Menteri Siti Nurbaya akan diikaji untuk dikeluarkan Surat Keputusan (SK) persetujuan untuk pelepasan hutan tersebut,” ujar Amin Haras.

Terkait dengan keluarnya SK, Amin Haras mengatakan dari sejak diajukannya dokumen itu kepada Menteri Siti Nurbaya minimal 24 hari.

“ Sambil menunggu SK, kami akan melanjutkan pembangunan bandara Pohuwato,” tutup Amin Haras.(Hs)    

 

Related posts