Waspada Rumahpun Bisa Jadi Sarang Polusi


Polusi udara tak hanya berada di luar ruangan, tetapi juga bisa muncul di dalam rumah.

Polusi udara di dalam rumah juga bisa disebabkan oleh mikroorganisme, seperti bakteri dan jamur, yang berkembang biak pada benda atau area di dalam rumah yang jarang dibersihkan.

Dikhawatirkan dapat mempengaruhi kesehatan seseorang, maka dari itu penting bagi kita untuk mengenali sumber dari polusi udara di dalam rumah, agar kesehatan kita dan juga keluarga dapat terjaga.

1. AC

Air conditioner atau AC perlu dibersihkan secara teratur. Sering-sering juga membuka jendela di pagi atau malam hari agar sirkulasi udara tetap baik. Jika tidak, debu, bakteri, dan virus yang menjadi sumber polusi udara di dalam rumah akan terus berada di dalam ruangan.

2. Pengharum Ruangan

Pengharum ruangan sebenarnya hanya menyamarkan bau saja tanpa mengatasi sumber bau. Benda ini juga mengandung beberapa bahan kimia yang berdapak buruk bagi kesehatan, seperti etanol, kampor, fenol, dan formaldehida. Bahan-bahan kimia ini dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti sakit kepala, asma, dan eksim.

3. Karpet dan Mebel

Karpet umumnya mengandung volatile organic compounds (VOC) yang dapat membahayakan kesehatan, terutama pada anak-anak dan orang yang menderita asma atau alergi. Sebaiknya furnitur dan karpet baru dijemur dulu di luar rumah selama 1 hari. Selain itu, buka jendela atau ventilasi udara selama beberapa hari pertama karpet dan mebel baru digunakan.

4. Cat

Cat juga umumnya mengandung VOC. Saat mengecat dinding, pilihlah cat dengan kandungan VOC yang rendah dan pastikan semua jendela dalam keadaan terbuka.

5. Gas dan Kompor

Tabung gas LPG dan kompor yang bocor dapat melepaskan karbon monoksida yang bisa menyebabkan kelelahan, sakit kepala, mual, dan bahkan kematian. Oleh karena itu, pastikan kompor dan tabung gas terpasang dengan sempurna. Tempatkan kompor berdekatan dengan jendela atau ventilasi udara.


6. Produk Pembersih

Produk pembersih lantai dan detergen, terutama yang mengandung amonia dan klorin, berisiko menyebabkan gangguan pernapasan. Gunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan rumah dengan cairan pembersih untuk melindungi kulit dan pernapasan.

7. Asap Rokok

Asap rokok dapar membuar ruangan menjadi bau, juga dapat terhirup oleh anggota keluarga. Hal ini membuat mereka menjadi perokok pasif dan berisiko terkena berbagai penyakit, seperti sinusitis, bronkitis, pneumonia, dan memperburuk gejala asma. (Dwi.foto.dok.Istimewa)

Related posts