604 Atau 10% Pasien Wisma Atlet Adalah Anak-Anak

Jakarta,Gpriority-Tak pandang bulu, itulah yang terjadi pada penyebaran Covid-19 pada pekan ini. Berdasarkan data Humas RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran pada Senin (21/6/2021), 10% nya adalah anak-anak  berusia 2 sampai 12 tahun.

“ Berdasarkan data yang saya terima ada 10% pasien anak atau 604 dari 6.042 pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran,” jelas Komandan Lapangan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran,  Letkol Laut M.Arifin dalam siaran persnya secara tertulis.

Lebih lanjut dikatakan Arifin, penyebab terjadinya anak-anak ini terpapar Covid-19 adalah orang tuanya.” Ya karena orang tuanya terlebih dahulu terkena, maka pada saat dilakukan swab test, mereka pun terkena dan harus menjalani perawatan,” ucap Arifin.

Terkait dengan perawatan,Arifin menjelaskan metodenya tak jauh berbeda dengan pasien dewasa, hanya saja, pihak RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran menempatkan dokter spesialis anak untuk melakukan observasi dan perawatan.

Untuk ruangannya, Arifin menjelaskan, anak-anak ditempatkan di dalam satu ruangan bersama bapak atau ibunya. Ini dimaksudkan agar anak tersebut tidak rewel dan mau minum obat.” Ya anak-anak masih butuh pendampingan, untuk itulah kami tempatkan bersama orang tuanya,” jelas Arifin.

Mengenai kondisi terkini pasien anak-anak, Arifin menjelaskan,” Alhamdulillah, mereka semua baik-baik saja, dan Insya Allah dalam beberapa pekan ini ada yang diperbolehkan pulang bersama orang tuanya yang juga sudah sembuh,” ucap Arifin.

Menanggapi banyaknya anak-anak yang terpapar Covid-19, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia  dalam siaran persnya pada Senin (21/6/2021) menjelaskan bahwa anak-anak sangat rentan terkena Covid-19 karena daya tahan tubuhnya tidak sekuat orang dewasa. Untuk itulah dirinya   meminta kepada orang tua agar tidak membawa anak-anak apabila beraktivitas di luar rumah .

Dwi juga  meminta agar orang tua membatasi anak bermain di luar rumah, mengingat penyebaran Covid-19 di luar masih tinggi. Dwi juga meminta agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan, sehingga penyebaran Covid-19 kepada anak semakin menurun.(Hs.Foto.Istimewa)

Related posts