Bikin Heboh, 43 Kg Emas dan 3 Ton Perak Ditemukan di Selokan Swiss!

Bikin Heboh, 43 Kg Emas dan 3 Ton Perak Ditemukan di Selokan Swiss! Bikin Heboh, 43 Kg Emas dan 3 Ton Perak Ditemukan di Selokan Swiss!

Jakarta, GPriority.co.id – Selokan biasanya identik dengan kotoran maupun sampah yang mampet.

Namun belum lama ini ditemukan 43 kg emas dan 3 ton perak di selokan Swiss. Tak tanggung-tanggung, nilainya bahkan mencapai Rp41 miliar!

Pada 2016 lalu, sisa-sisa emas dan perak ini ditemukan di saluran pembuangan air Swiss.

Berdasarkan penelitian pemerintah setempat, emas dan perak yang ditemukan di selokan Swiss tersebut merupakan sisa limbah industri pembuatan jam tangan dan perhiasan.

Menurut penelitian, sebagian besar emas mengalir dari kilang emas di wilayah Ticino, sementara perak digunakan oleh industri kimia dan obat-obatan.

Jam tangan dan perhiasan tersebut menggunakan bahan baku emas dan perak asli, hingga akhirnya meninggalkan sisa limbah yang ada di sekolan Swiss.

Namun, sisa-sisa emas dan perak tersebut tak seperti yang dibayangkan oleh banyak orang.

Bentuknya sangat kecil, bahkan tergolong pada level mikrogram atau nanogram. Kendati demikian, jika dikumpulkan jumlahnya cukup banyak.

Tak Mencemari Lingkungan

Setelah ditemukan dan diteliti, ternyata emas dan perak yang ditemukan di selokan Swiss tersebut tidak mencemari lingkungan.

Pemerintah Swiss pun merasa tidak dirugikan dengan adanya sampah-sampah emas dan perak tersebut.

Kendati demikian, Pemerintah Swiss masih mencari cara untuk memanfaatkan kembali sisa-sisa emas dan perak tersebut.

Mereka tak ingin jika sisa-sisa emas dan perak tersebut hanya terbuang begitu saja.

“Di beberapa tempat di wilayah Ticino, konsentrasi emas dalam lumpur sangat tinggi sehingga mungkin layak untuk didaur ulang,” ujar tim Institut Penelitian Air Nasional Eawag.

Kemungkinan besar, sisa-sisa emas dan perak tersebut dapat digunakan kembali untuk pembuatan jam atau aksesoris lainnya.

Hal ini didukung oleh Swiss yang merupakan negara asal jam tangan ternama di dunia.

Sebut saja seperti merk Omega, Swatch, Patek Philippe Geneve, Tissot, Tag Heuer, Franck Muller, hingga Hublot.

Jam tangan asal Swiss terkenal karena kualitas dan inovasinya yang sangat bagus.

Di tahun 2019 lalu, Swiss dilaporkan telah mengekspor sekitar 20,6 juta jam tangan, dan nilainya mencapai 21,7 miliar franc Swiss.

Foto : Bloomberg