Jakarta, GPriority.co.id – Mendekati Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah (6 Juni), salah satu amalan yang sangat dianjurkan bagi umat muslim yaitu melaksanakan puasa sunnah. Umat muslim bisa melaksanakan puasa selama 3 hari maupun 9 hari sebelum Idul Adha, tepatnya di bulan Dzulhijjah. Namun, apa yang membedakannya?
Jika diklasifikasikan, puasa 3 hari sebelum Idul Adha jatuh pada 7,8, dan 9 Dzulhijjah (3,4, dan 5 Juni). Tanggal 3 Juni atau 7 Dzulhijjah, masuk ke dalam kategori puasa Dzulhijjah, sedangkan tanggal 4 Juni atau 8 Dzulhijjah, dinamakan puasa Tarwiyah. Sementara 5 Juni atau 9 Dzulhijjah, dinamakan puasa Arafah.
Namun jika anda ingin melaksanakan puasa 9 hari sebelum Idul Adha, dapat dimulai pada 28 Mei besok, bertepatan dengan 1 Dzulhijjah.
Meski tidak diwajibkan, namun melaksanakan ibadah puasa pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah dapat bernilai pahala bagi yang melaksanakannya. Sementara untuk puasa Tarwiyah yang dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah sama halnya seperti berpuasa sebulan penuh. Begitupun dengan puasa Arafah yang dapat menghapuskan dosa selama setahun lalu dan setahun yang akan datang. Puasa inilah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam.
Jika dijabarkan lebih mendalam, setiap hari di bulan Dzulhijjah juga memiliki pahala yang berbeda-beda. Seperti dilansir dari laman MTS Al-Istiqomah, berikut ini penjelasannya.
– Puasa pada 1 Dzulhijjah : Allah akan ampuni dosa-dosa kita.
– Puasa pada 2 Dzulhijjah : Mendapat pahala ibadah selama setaun penuh, tanpa berbuat maksiat apapun.
– Puasa pada 3 Dzulhijjah : Allah kabulkan segala doanya.
– Puasa pada 4 Dzulhijjah : Terhindar dari kesengsaraan dan kemiskinan.
– Puasa pada 5 Dzulhijjah : Bebas dari kemunafikan dan azab kubur.
– Puasa pada 6 Dzulhijjah : Dipandang Allah dengan penuh rahmat dan tidak akan diazab.
– Puasa pada 7 Dzulhijjah : Allah tutup 30 pintu kemelaratan dan kesukaran, serta dibukakan 30 pintu kesenangan dan kemudahan.
– Puasa pada 8 Dzulhijjah : Mendapat pahala yang besarnya hanya diketahui oleh Allah SWT.
– Puasa pada 9 Dzulhijjah : Dosa tahun lalu dan setahun yang akan datang akan diampuni oleh Allah SWT.
Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan jika puasa 3 hari maupun 9 hari sebelum Idul Adha sama-sama memiliki keutamaan. Hanya saja, jika umat muslim melaksanakan puasa dari 1 Dzulhijjah, maka akan mendapat lebih banyak pahala dari Allah SWT, asal dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan berniat untuk menambah keimanan dan ketaqwaan kepada sang khalik. Wallahu a’lam bishawab.
Foto : Ilustrasi/Dok. Getty Images
