Produser Animasi Merah Putih One For All Bantah Terima Rp6,7 Miliar Dari Pemerintah

Produser Animasi Merah Putih One For All Bantah Terima Rp6,7 Miliar Dari Pemerintah/Foto : Dok. YouTube CGV Kreasi Produser Animasi Merah Putih One For All Bantah Terima Rp6,7 Miliar Dari Pemerintah/Foto : Dok. YouTube CGV Kreasi

Jakarta, GPriority.co.id – Toto Soegriwo, produser animasi ‘Merah Putih One For All’ bantah terima Rp6,7 miliar dari pemerintah untuk memproduksi film tersebut.

Melalui postingan pada akun X-nya Senin (11/8) lalu Toto menyebut jika tuduhan tersebut adalah fitnah keji, dan mengatakan jika tim-nya tidak pernah menerima dana pemerintah.

Toto menambahkan, tuduhan palsu tersebut juga melukai keluarganya hingga menyebabkan tekanan mental bagi istri dan anak-anaknya, sejak ramainya kritik yang bermunculan di media sosial.

“Saya Toto Soegriwo selaku Produser, dengan tegas menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan merupakan fitnah keji,” tulis Toto.

Toto menambahkan, “Kami tidak pernah menerima satu rupiah pun dana dari pemerintah, apalagi melakukan tindakan korupsi atau memanfaatkan uang haram sebagaimana yang dituduhkan”.

Toto pun meminta masyarakat dan warganet untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, dan menghentikan segala bentuk hujatan, fitnah, maupun serangan yang tidak berdasar.

Di lain sisi, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, yang telah bertemu dengan tim produksi, mengklarifikasi bahwa keterlibatannya hanya sebatas memberikan masukan kreatif untuk cerita, visual, dan trailer, tanpa memberikan bantuan finansial atau promosi apa pun.

Senada dengan Toto, Produser Eksekutif Yuli Endiarto juga membantah klaim Rp6,7 miliar tersebut, menjelaskan bahwa film tersebut dibuat secara mandiri melalui gotong royong tanpa pendanaan resmi dari pemerintah.

“Klarifikasi ini saya sampaikan dengan tulus dan sejujur-jujurnya, demi menjaga kebenaran informasi dan nama baik saya. Besar harapan saya agar publik dapat memahami duduk persoalan yang sebenarnya, sehingga saya dapat kembali menjalani kehidupan dan berkarya dengan tenang,” tutup Toto dalam pernyataan klarifikasinya tersebut.

Sebagai informasi, film animasi Merah Putih One For All bercerita tentang persahabatan anak-anak dari berbagai budaya di Indonesia yang kemudian bersatu untuk menyelamatkan bendera merah putih yang hilang. Film ini disebut mengusung pesan persatuan dan keberagaman.

Kendati mengandung pesan positif, sayangnya trailer film ini banjir kritik dari warga Indonesia. Mereka menilai kualitas grafis dari animasi Merah Putih One For All tak sebanding dengan besaran biaya yang telah dikeluarkan.