Jakarta, Gpriority.co.id – Buntut penolakan visa untuk atlet Israel di event Gymnastics World Championships 2025 di Jakarta karena isu Palestina, Komite Olimpiade Internasional (IOC) memutuskan Indonesia tidak dapat menjadi tuan rumah kejuaraan dunia, event Olimpiade, Youth Olympic Games, dan kegiatan lain di bawah payung Olimpiade.
Disamping itu, IOC juga telah merekomendasikan agar semua Federasi Internasional Olahraga tidak mengadakan acara olahraga apa pun di Indonesia sampai pemerintah memberikan jaminan masuk untuk semua atlet tanpa memandang kewarganegaraan.
Terkait kebijakan IOC, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dalam laman Facebook miliknya mengatakan, sebagai wakil pemerintah Indonesia, Kemenpora berpegang pada prinsip untuk menjaga keamanan, ketertiban umum dan kepentingan publik dalam setiap penyelenggaraan event internasional.
Menurutnya langkah ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Prinsip ini juga berdasarkan UUD 1945 yang menghormati keamananan dan ketertiban umum dan juga kewajiban Pemerintah Negara Indonesia untuk melaksanakan ketertiban dunia.
“Atas dasar itu, Indonesia mengambil langkah untuk menghindari kedatangan delegasi Israel pada Gymnastics World Championships. Kami memahami bahwa keputusan ini membawa konsekuensi, di mana selama Indonesia tidak dapat menerima kehadiran Israel, IOC memutuskan bahwa Indonesia tidak dapat menjadi tuan rumah kejuaraan dunia, event Olimpiade, Youth Olympic Games, dan kegiatan lain di bawah payung Olimpiade,” sambungnya.
Ditambahkannya, Kemenpora dan pemerintah tetap berkomitmen mempersiapkan blueprint pembangunan olahraga nasional, termasuk penguatan 17 cabang olahraga unggulan serta pembangunan pusat latihan tim nasional. Indonesia akan terus berperan aktif dalam berbagai ajang olahraga di tingkat Asia Tenggara, Asia, maupun dunia, sehingga olahraga Indonesia dapat menjadi duta dan cerminan kedigdayaan bangsa di mata dunia.
Sebagai informasi, perihal peringatan dari lembaga olahraga dunia yang diberikan kepada Indonesia terkait atlet Israel ini bukanlah pertama kali terjadi. Pada tahun 2023, FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 setelah Pemprov Bali dan Pusat menolak kehadiran tim U-20 Israel. Ketika itu FIFA memindahkannya ke Chile.
Foto : Istimewa
