APD Minim, Ketua IDI Kepri Layangkan Surat Terbuka

Jakarta,gpriority-Alat Pelindung Diri ( APD) tim medis untuk penanganan pasien yang terpapar virus corona atau Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) minim hingga kosong. Hal tersebut membuat dr Rusdani, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kepri menyatakan surat terbuka kepada pimpinan daerah.

Rusdani mengatakan pihaknya sangat membutuhkan APD untuk keselamatan rekan sejawat dalam melakukan pekerjaan melayani pasien Covid-19. “Dokter dan tenaga kerja medis tidak dapat melayani pasien Covid-19 jika APD tidak memadai,” ujarnya.

Saat ini APD di Kepri sangat minim, sedangkan dokter dan tenaga medis harus melayani pasien. Tetapi juga harus tetap memperhatikan keselamatan dan melindungi diri dengan menggunakan APD yang sesuai.

Sebagai informasi, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia per 23 Maret 2020 pukul 15.45 jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 579, meninggal dunia 49, dan sembuh 30. Untuk di wilayah Kepri sendiri jumlah kasus positif sebanyak 5, Orang dalam Pemantauan (ODP) 621, dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) 54.Rumah saikt yang menjadi rujukan Covid-19 yakni RSUD Embung Fatimah, RSBP Batam, RSUD Muhammad Sani (Kab. Karimun), dan RSUD Kepulauan Riau Tanjung Pinang. (VIA)

Related posts