Apkasi Otonomi Expo 2017: Menumbuhkembangkan Jiwa Entrepreneur Daerah Dalam Menghadapi Persaingan Global

Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2017 merupakan pameran tahunan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang menjadi pengganti dari Apkasi International Trade and Investment Summit (AITIS) Indonesia Investment Week.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang selalu diadakan di JI Expo Kemayoran, untuk tahun ini Apkasi menggelar acaranya di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan Jakarta Pusat mulai dari tanggal 19 Juli hingga 21 Juli 2017.

Ada yang berbeda dari pameran yang mengambil tema “ menumbuhkembangkan jiwa entrepreneur daerah dalam menghadapi persaingan global” yakni hadirnya beberapa pagelaran yang sebelumnya tidak pernah ditampilkan seperti pemilihan putri otonomi, tarian daerah, stand up comedy, exhibition serta performance.  Selain itu even tahunan ini juga akan menggelar Semiloka mengenai peningkatan kapasitas terkait dengan peningkatan perdagangan dan investasi.

Hadirnya acara-acara tersebut membuat AOE selalu dibanjiri pengunjung dalam setiap harinya. Terbukti hingga berakhirnya pameran, panitia mencatat ribuan pengunjung yang berasal dari pelaku usaha dan investor dalam maupun luar negeri hadir.

Presiden Jokowi Paparkan Tiga Kunci Keunggulan Daerah

Acara sendiri dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Ketua Apkasi sekaligus Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian serta para bupati dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, untuk memenangkan persaingan sekaligus menciptakan keunggulan suatu daerah maupun negara, tidaklah cukup hanya mengandalkan faktor produktivitas dan efisiensi semata. Dibutuhkan tiga hal penting yang harus ditanamkan dan dijalankan untuk menjadi yang terdepan dibanding lainnya. Tiga hal tersebut ialah inovasi, kreativitas, dan jiwa entrepreneur.

Ketiga hal tersebut diyakini Presiden sebagai sebuah modal awal untuk bersiap dan mengarungi masa perubahan yang sedemikian cepatnya. Perubahan-perubahan inilah yang harus segera diantisipasi oleh bangsa agar tidak semakin tertinggal.

Terkait dengan itu, Presiden Joko Widodo meminta tiap daerah untuk mulai menyiapkan sebuah wadah untuk menumbuhkan tiga kunci utama tadi. Karena cepat atau lambat, perubahan yang mempengaruhi segala aspek akan segera datang.

Diakhir sambutannya, Presiden meminta kesiapan daerah untuk melakukan reformasi kebijakan secara cepat, salah satunya dalam hal perizinan dan investasi. (HS.Foto:HS.dok. Humas Istana)

Related posts