Berumur 50 Tahun ke Atas Bisa Divaksin di BBPK Kemenkes, Cek Faktanya

Jakarta, gpriority-Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia yang berusia 50 tahun ke atas. Seperti dilansir situs resmi kemenkes RI mulai 24 Mei 2021 hingga Juni 2021 mereka akan diberikan vaksinasi Covid-19 secara gratis.

Adapun pelaksanaannya dilakukan di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jakarta Kampus Hang Jebat

Menurut customer service BBPK Jakarta pada Selasa (25/5/2021), untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 ini masyarakat harus mendaftarkan diri ke loket.com/event/vaksinbbpk. “ Namun untuk mendaftarkan diri ke loket, masyarakat yang berusia 50 tahun ke-atas harus terlebih dahulu mendaftarkan diri di website maupun aplikasi pedulilindung.id,” jelas customer service.

Customer service tersebut juga menjelaskan bahwa semua masyarakat di Indonesia baik yang ber-KTP DKI Jakarta maupun yang non-DKI bisa mendaftarkan diri. “ Jadi bagi masyarakat yang sudah terdaftar wajib membawa KTP dan juga e-voucher yang diberikan setelah mendaftar. E-voucher yang diterima bukan jaminan untuk mendapat vaksinasi karena akan diverifikasi ulang oleh sistem P-Care,”tuturnya.

Masyarakat yang sudah terdaftar sesuai dengan e-voucher wajib hadir 15 menit sebelum jadwal kedatangan.” Ini dimaksudkan untuk menghindari kerumunan. Alasan itu pulalah yang membuat kami tidak memperbolehkan peserta yang diluar jadwal atau yang belum mendaftar untuk datang langsung,” jelasnya.

Bagi mereka yang telah diberitahukan untuk hadir diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan minimal 3 M (Memakai Masker,Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan).

Untuk peserta yang tengah berobat rutin karena memiliki penyakit kronis, wajib menyertakan surat rekomendasi dari dokter yang bersangkutan.

Mengenai jam buka dan tutupnya, customer service tersebut menjelaskan dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. “ Namun untuk sabtu hanya melayani dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB sedangkan minggu dan hari besar tidak melayani,” katanya.

Terkait jumlah peserta, petugas yang ditemui di lapangan menjelaskan kurang lebih 1.000 orang perhari. ” Namun hingga juni, kuota sudah penuh,” tutupnya.(Hs.Foto.Hs)

Related posts