Jakarta, GPriority.co.id – Pernahkah anda kepikiran jika ternyata tanaman dan buah-buahan yang biasa kita makan, dapat menghasilkan musik?
Hal inilah yang diciptakan oleh Bottlesmoker, duo musisi asal Bandung yang menciptakan alat musik dari tanaman.
Meskipun suaranya tidak bisa terdengar dengan telinga langsung, namun inovasi ini dinilai sangat unik dan langka, lho!
Bottlesmoker mencoba memanfaatkan suara-suara unik dari tumbuh-tumbuhan, sayur-sayuran, bahkan buah-buahan, untuk membuat suara musik.

Aktivitas biologis tumbuhan seperti penyerapan air, didengarkan menggunakan alat khusus untuk direkam.
Selanjutnya, mereka mengolah dengan melalui proses synthesizer yang menghasilkan musik dan bisa digunakan untuk ber-meditasi.
Dengan alat-alat khusus, duo musisi Bottlesmoker, Anggung Suherman dan Ryan Adzani, memadukan suara dari tumbuh-tumbuhan menjadi musik yang unik.
Bahkan suara khasnya mungkin belum pernah terdengar oleh telinga orang awam.
Ide unik ini bukan hanya untuk bersenang-senang, namun juga bisa membuat pendengarnya serasa terkoneksi dengan alam.
Terkenal Dengan Eksperimen Alat-Alat Nonkonvensional
Tak sampai disitu, Bottlesmoker juga ternyata terkenal karena suka bereksperimen dengan alat-alat nonkonvensional.
Diantaranya seperti mainan, barang rumah tangga, hingga perangkat elektronik lawas.
Karenanya, Bottlesmoker terbilang bukan seperti musisi pada umumnya.
Bottlesmoker menjadi inovator yang menghubungkan seni, teknologi, serta alam.
Keberadaan duo musisi Bottlesmoker bukan hanya memberi warna baru di dunia musik.

Keduanya juga dapat membuat penikmat musik lebih aware dengan alam.
Dilansir dari laman resminya, saat ini Bottlesmoker telah menciptakan 6 album musik dengan ide cemerlangnya tersebut.
“Bottlesmoker, band kami, bertujuan untuk menciptakan karya yang menyampaikan pesan. Fokus kami terletak pada pesan-pesan yang telah membentuk masyarakat Indonesia, khususnya dalam masyarakat adat,” tulis Bottlesmoker pada laman resminya.
“Secara tradisional, pesan-pesan ini, yang terdiri dari harapan, kebijaksanaan, doa, dan banyak lagi, sering disampaikan melalui berbagai bentuk seni. Oleh karena itu, melalui album mendatang kami, yang diberi nama “Puraka,” kami berusaha untuk menegaskan kembali pesan-pesan dari para leluhur kami kepada generasi muda,” tambah pernyataan tersebut.
Foto : Bottlesmoker
