Jakarta, GPriority.co.id – Untuk membangun antusias para siswa penerima manfaat MBG (Makan Bergizi Gratis), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, mengusulkan sopir MBG memakai kostum Power Rangers.
Dilansir dari laporan ANTARA pada Kamis (18/12), cara ini dilakukan agar menambah semangat anak-anak saat menerima dan mengonsumsi MBG di sekolahnya.
“Kami berikan pengemudi itu kostum power rangers, jadi antusiasme mereka itu makin tinggi. Bilang ke siswa, besok saya akan bawa power rangers ke sini lagi, kalau pada mau makan sayur. Besok tak bawakan jajan, sekali-sekali bawakan burger atau apa, gitu, tetapi dengan catatan makan sayur,” ujar Nanik pada Selasa (16/12) lalu.
Lebih lanjut Nanik menekankan pentingnya peran satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dalam memberi edukasi gizi kepada siswa penerima manfaat MBG di sekolah. Ia juga menyarankan kepala SPPG untuk berkolaborasi dengan para guru, serta menjelaskan kandungan gizi pada setiap porsi MBG berikut dengan manfaatnya bagi tumbuh kembang siswa.
“Minta waktu satu jam (kepada kepala SPPG) untuk menjadi guru di kelas, nanti ganti ke kelas berikutnya. Jelaskan soal pentingnya makan bergizi,” tutur Nanik.
Selain di dalam lingkungan sekolah, Nanik menyebut SPPG juga dapat berkolaborasi dengan tenaga kesehatan di puskesmas, kader posyandu, hingga PKK, guna memberikan penyuluhan gizi baik bagi ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.
Nanik turut mengapresiasi kreativitas dari para kepala SPPG, akuntan, ahli gizi, mitra, beserta relawan dapur yang telah mengemas pendidikan gizi bagi anak-anak sebaik mungkin. Salah satu contohnya ialah dengan mengenakan kostum Power Rangers bagi para pengantar makanan MBG, guna menarik minat siswa agar mau makan MBG.
Di samping itu, Nanik berpesan agar kepala SPPG, akuntan, dan ahli gizi, juga perlu melatih kemampuan mereka untuk berbicara di depan publik. Dengan dimulai dari forum kecil seperti di sekolah, PKK, ataupun kelurahan. Menurutnya, kemampuan public speaking sangatlah penting agar masyarakat lebih memahami terkait pentingnya program MBG yang pertama kali disalurkan pada 6 Januari 2025 lalu.
