Diseminasi Teknologi Produk Pertanian di Kabupaten Fakfak

Jakarta,Gpriority-“Diseminasi Teknologi Produksi Pertanian” merupakan tema yang diangkat pada acara Focus Group Discussion (FGD) kerjasama BPPT dengan Pemerintah Kabupaten Fakfak yang diselenggarakan di Gedung BPPT-II lantai 14,Thamrin,Jakarta Pusat pada Selasa (10/9).

FGD ini diselenggarakan dengan tujuan memperoleh masukan-masukan yang membangun untuk mewujudkan kebijakan pembangunan di Kabupaten Fakfak khususnya pembangunan di sektor pertanian sehingga mampu mendukung terwujudnya pengembangan program Gerakan Membangun Kampung Bercahaya (Gerbang Kaca) yang menjadi acuan pembangunan kabupaten Fakfak.

Dalam FGD yang dihadiri oleh Bupati Fakfak Dr. Drs Mohammad Uswanas, M.S, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten FakFak Drs. Ali Baham Temongmere,MTP dan beberapa OPD terkait Fakfak membahas empat kegiatan yang dipandang perlu untuk pengkajian lebih dalam lagi di tahun 2019 ini.

” Setelah melakukan FGD pertama di Fakfak pada tahun 2018, BPPT menemukan Empat kegiatan yang diambil, Yang pertama penyusunan peta potensi budidaya dan roadmap industri rumput laut.Kedua, Penerapan Teknologi Pengolahan Pakan Sapi, ketiga, Pemilahan lahan dan pemetaan budidaya lada dan keempat introduksi teknologi pengawetan dan model pengemasan lempok durian,” ucap Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi Dr.Ir.Soni Solistia Wirawan,M.Eng.

Soni berharap kegiatan ini bisa bermanfaat dan mampu menimbulkan impact kepada masyarakat.

Bupati Fakfak Dr. Drs Mohammad Uswanas mengatakan, FGD ini sangat bagus untuk memajukan Papua terutama Kabupaten Fakfak. Mohamad Uswanas juga memberikan usulan agar di tahun 2020 perlu diprioritaskan untuk memproduksi Pala. Karena buah pala Papua di Amerika memiliki harga yang sangat mahal, sehingga bisa dijadikan komoditas pula oleh Fakfak dan juga BPPT.Bupati juga meminta agar sapi liar yang ada di Fakfak minta ditangani oleh BPPT.

Menanggapi permintaan bupati, Soni mengatakan siap membantu.(Hs.Foto:Hs)

Related posts