Diskominfo Mahulu Ingatkan Ancaman Dunia Digital


Kutim,Gpriority- Dengan berkembangnya teknologi dan percepatan di bidang digital, masyarakat harus mulai belajar untuk mengetahui seluk beluk dunia digital, guna meminimalisir hal yang tak diinginkan seperti penipuan.

Hal tersebut dijelaskan Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Telematika Kominfo Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Evodius Awang, S.E., M.M, saat mengisi acara Webinar SiberKreasi dengan Kominfo RI dan Mahulu, bertajuk “Jaga Diri dari Ancaman Dunia”, Rabu (10/11/21)

Dalam materinya, Evodius selalu menekankan masyarakat untuk bijak bersosial media, dengan menjaga informasi pribadi dan tidak membagikannya di media sosial. Ia pun menjelaskan berbagai macam jenis penipuan yang biasanya dilakukan oleh pelaku.

“Yang pertama modus penipuan berkedok foto selfie dengan identitas diri, pernah kita diminta untuk menguload atau mengirim foto selfie sambil menunjukkan kartu identitas seperti KTP atau SIM untuk memverifikasi secara online. Misal ketika kita memberikan foto selfie tersebut kepada pihak bank atau yang lainnya, untuk kebutuhan verifikasi itu bisa nyasar ke para scammer, jadi hari-hati,” katanya.

Kedua, penipuan melalui komunikasi online seperti WhatsApp, umumnya yang terjadi adalah kiriman link hadiah atau voucher diskon dari orang yang tidak dikenal. Ia menegaskan untuk jangan mengklik tauatan tersebut dan hiraukan saja. Begitupun dengan modus penipuan via telpon, sms, email, dan media komunikasi lainnya.

Untuk meminimaisir data kita diambil oknum yang tidak bertanggung jawab hal, Evodius menyarankan beberapa ha, salah satunya yaitu untuk mengaktifkan two factor authenticatior atau fitur pengaman ganda di ponsel atau perangkat PC. Karena menurut laporan dari kementerian Kominfo tahun 2020, dengan mengaktifkan fitur ini kejahatan cyber akan berkurang hingga 90 persen.

“Jadi basic paling utama adalah diri kita sendiri, artinya bahwa kita sebagai personal atau individu harus disadarkan dan diedukasi bahwa keamanan cyber untuk diri sendiri itu penting, oleh sebab itu literasi digital harus terus digalakkan agar masyarakat menjadi lebih awas terhadap keamanan data pribadi serta bagaimana cara melindunginya, jaga data pribadi anda dan selalu jaga diri” pungkasnya (Dw.foto.dok. Kominfo)

Related posts