Gubernur Jawa Barat: Tol Cisumdawu Tuntas Desember 2021

Jakarta,Gpriority-Untuk mempermudah akses menuju Bandara Kertajati yang terletak di Majalengka, Pemerintah Pusat bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun tol Cisumdawu.

“ Alhamdulillah, pembangunan Tol Cisumdawu yang menghubungkan Kota Bandung hingga Bandara Kertajati diperkirakan akan tuntas pada Desember 2021 mendatang. Dengan demikian mobilitas warga menuju bandara tersebut akan menjadi lebih mudah sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan bandara serta semakin mempercepat pengembangan kawasan di sekitar bandara secara keseluruhan,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam siaran persnya secara virtual melalui akun You Tube Sekretariat Presiden selepas mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo dan sejumlah jajaran terkait lainnya terkait pengembangan kawasan Kertajati yang juga berkaitan dengan pengembangan kawasan metropolitan Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati), Senin (29/3/2021).

Lebih lanjut dikatakan Ridwan Kamil, Bandara Kertajati itu berada dalam sebuah kawasan strategis yang disebut Rebana oleh Pemprov Jawa Barat. “ Kata Rebana berasal dari singkatan Cirebon, Patimban, dan Kertajati. Nah disitulah nantinya akan hadir 13 kota industri baru dengan konsep aerocity-nya. Dengan hadirnya tol Cisumdawu otomotis akan mempermudah ke-13 industri tersebut ,” jelas Ridwan Kamil.

Terkait dengan pengembangan kawasan regional metropolitan Rebana, Ridwan Kamil dalam siaran persnya juga mengatakan, apabila sudah beroperasi penuh dapat memberikan sumbangsih sebesar satu persen bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan akan tercapai pada sepuluh tahun ke depan.

“Oleh karena itu, Presiden Jokowi setuju dan akan mem-follow upnya melalui Perpres Percepatan Pembangunan Jawa Barat untuk menjadi dasar hukum pemerintah pusat melakukan intervensi infrastruktur di kawasan itu,” imbuhnya.

Potensi Pemanfaatan Bandara Kertajati
Selain pembangunan Tol Cisumdawu yang akan memudahkan mobilitas menuju Bandara Kertajati dan wilayah sekitarnya, Ridwan Kamil juga menjelaskan mengenai potensi pemanfaatan Bandara Kertajati yang nantinya tidak hanya dapat digunakan untuk mendukung sektor mobilitas penumpang saja tetapi dapat dikembangkan pula untuk mendukung bisnis dari sektor nonpenumpang seperti kargo hingga perawatan pesawat.

“Tadi dibahas agar Kertajati fokus juga di bisnis-bisnis non penumpang. Kargo sudah dimulai. Yang terbesar dan akan dikonsolidasikan oleh Pak Menteri Perhubungan adalah MRO (maintenance, repair, and overhaul) sehingga semua pesawat di Indonesia nanti bisa difasilitasi maintenance-nya di sana termasuk TNI AU,” ucap Ridwan Kamil.

Presiden Joko Widodo juga mengarahkan agar PT Dirgantara Indonesia dan PT Pindad yang berada di Kota Bandung untuk dapat direlokasi ke kawasan aerocity Kertajati sehingga kawasan yang ditempati industri tersebut saat ini dapat digunakan untuk sektor bisnis yang dinilai lebih relevan dengan wilayah geografis Kota Bandung, misalnya seperti pariwisata.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkap bahwa Tol Cisumdawu akan dapat diselesaikan pada Desember 2021 ini. Selain itu, Bandara Kertajati nantinya juga akan dioptimalkan untuk melayani pemberangkatan sejumlah jemaah umrah dan haji dari wilayah sekitar.

“Kertajati sebagai suatu bandara akan menjadi lengkap karena tol Cisumdawu dari Bandung ke Kertajati itu akan selesai di Desember 2021. Artinya pergerakan penumpang di Kertajati akan menjadi lebih baik pada saat setelah Desember 2021. Nanti paling tidak umrah dan haji semua warga Jawa Barat dan Jawa Tengah bagian timur itu kita konsentrasikan di Kertajati,” tutup Menhub Budi Karya Sumadi.(Hs.Foto.BPMI Setpres)

Related posts