Hadapi Timnas Indonesia, Saint Kitts and Nevis Punya Pembisik

Jakarta, Gpriority.co.id – Timnas Saint Kitts and Nevis memiliki pembisik menjelang laga melawan Timnas Indonesia malam ini (27/3) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam ajang FIFA Series. Dia adalah Vitor Goulart da Silveira Tinoco, sang asisten pelatih Saint Kitts and Nevis.

Seperti halnya pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov yang memiliki pengalaman di Liga 1 Indonesia, asisten pelatih Saint Kitts and Nevis yang akrab disapa Vitor Tinoco juga setali tiga uang. Pelatih Brasil berusia 43 tahun tersebut telah mencatatkan jejak panjang di sepak bola Indonesia.

Tinoco resmi bergabung sebagai asisten pelatih Timnas Saint Kitts and Nevis, Marcelo Serrano untuk laga FIFA Series 2026 melawan Timnas Indonesia, atas izin klubnya Persik Kediri. Tinoco, yang dikenal sebagai spesialis pelatih fisik dan kiper, memulai karier gemilangnya di Brasil sebagai preparador físico untuk timnas U-15 dan U-17 CBF pada 2010-2012.

Ia turut meraih Copa América U-15 serta Kejuaraan Amerika Selatan U-15 tahun 2011, sebelum melatih di Nova Iguaçu FC (2013-2014) dan Vasco da Gama U-15 (2014-2015). Sejak 2016, Tinoco “jatuh cinta” dengan Indonesia. Ia bergabung Barito Putera sebagai pelatih kiper (2016/2017-2017/2018), lalu pelatih fisik di bawah Djadjang Nurdjaman (2020-2023)—termasuk sempat jadi pelatih kepala interim 2022/2023.

Perannya krusial dalam meningkatkan performa fisik dan teknik Laskar Antasari. Pada 30 April 2023, ia pindah ke Persik Kediri sebagai pelatih fisik untuk musim 2023/2024 dan seterusnya, mendampingi Sergio Morera di BRI Super League 2025/2026. Bahkan, Januari 2025 ia sempat kembali ke Barito sebagai pengganti Rahmad Darmawan sebelum pulang lagi ke Persik.

Hubungan Tinoco dengan Marcelo Serrano, pelatih Timnas Saint Kitts and Nevis, berakar kuat dari masa Timnas Brasil U-15 (2011-2012), di mana Tinoco jadi pelatih fisik dan Serrano bagian staf utama. Kini, pelatih berlisensi Pro UEFA ini—yang ditunjuk SKNFA Februari 2026 untuk angkat level The Sugar Boyz bersama direktur teknik Giba Damiano—langsung merekrut Tinoco.

Pengalaman 9 tahun Tinoco di Liga 1 jadi “senjata” andalan Serrano, yang juga punya rekam jejak asisten di timnas Brasil berbagai umur, AS U-17, serta pelatih timnas Kepulauan Virgin AS. Serrano memboyong 23 pemain terbaiknya ke turnamen ini, memanfaatkan insight Tinoco soal sepak bola Indonesia.

Persik Kediri mengonfirmasi Tinoco tetap bagian tim mereka pasca-laga sore ini. “Vitor sangat paham Liga 1, ini keuntungan besar buat kami,” ujar Serrano dalam konferensi pers kemarin.

Foto : Persik Kediri IG