Hendrik Mambor-Andarias Kayukatui Fokus 4 Program Utama Teluk Wondama


5 Mei 2021 merupakan hari yang sangat bersejarah bagi Ir.Hendrik Syake Mambor,MM dan Drs. Andarias Kayukatui, M.Si. Karena pada tanggal tersebut, Hendrik-Andarias resmi dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Teluk Wondama Terpilih.

Pelantikan yang digelar di Gedung PKK Arfai, Papua Barat dilakukan oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. Usai dilantik, Bupati Teluk Wondama Ir.Hendrik Syake Mambor,M.Si mengatakan bahwa selama 100 hari ke depan, beliau beserta beserta Wakil Bupati Drs. Andarias Kayukatui akan menyelesaikan 4 program yang menjadi agenda utama sesuai dengan visi dan misinya.

Adapun agenda yang dimaksud, yang pertama percepatan pelaksanaan tahapan pengadaan tanah lokasi bandara I.S Kijne di Mawoi yang terletak di Kampung Dotir, Distrik Wasior.

“Kita harapkan pada tahun 2022 pembangunan fisik sudah dapat dimulai yang akan berdampak multiplier effect bagi peningkatan perekonomian daerah,” ujar Mambor.

Untuk itulah Mantan Kepala Bappeda itu berharap adanya dukungan dari semua pihak termasuk DPRD Teluk Wondama agar pembangunan Bandara I.S Kijne yang telah dipersiapkan sejak 2016 itu dapat terealisasi pada tahun depan.

Kedua, mengenai penyusunan masterplan pengembangan situs Aitumeiri dan juga situs religi lainnya yang terkait dengan sejarah masuknya Injil di Teluk Wondama seperti di Yomber, Distrik Roswar, Yende Distrik Roon, Kamadiri di Distrik Windesi dan Kaibi di Distrik Wondiboi.

“Pembangunan dan pengembangan situs sejarah Aitumeiri akan kita kolaborasikan dan dipaketkan dengan situs sejarah (Pekabaran Injil) Mansinam sehingga akan lebih bernilai agamis dan dapat menjadi obyek wisata budaya terpadu yang lebih potensial bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah,“ kata Mambor.

Agenda yang ketiga adalah melakukan terobosan kebijakan pendidikan yang berkualitas di masa pandemi Covid-19. Langkah yang dilakukan adalah menerapkan pembelajaran tatap muka pada distrik atau kampung yang sudah masuk zona hijau dan pembelajaran daring atau sistem modul pada wilayah yang masih berstatus zona merah.

Selain ke-3 agenda tersebut, Hendrik-Andarias juga berjanji akan mempercepat program pemulihan ekonomi. “ Sektor ekonomi menjadi dasar utama pembangunan daerah di tengah pandemi ini. Untuk itulah saya bersama Andarias akan membuat program-program yang dapat membangkitkan perekonomian di Teluk Wondama,” kata Mambor.

Mambor juga akan melakukan evaluasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) serta kinerja pejabat utama. Hal ini bertujuan agar pelayanan prima bisa diberikan kepada masyarakat Teluk Wondama.

“ Kami hanya butuh komitmen yang kuat dari para ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Untuk menunjang komitmen tersebut dijalankan atau tidak, kami akan melakukan penandatangan pakta integritas dan perjanjian kerja yang isinya dalam jangka waktu 3 bulan tidak bekerja siap diganti,” jelas Mambor.

Apa yang diucapkan Mambor bukan sekedar isapan belaka, bersama wakilnya Andarias, beliau melakukan blusukan ke pasar yang terletak di Kota Wasior pada Sabtu (14/8/2021). Dalam kunjungannya tersebut beliau membagikan masker kepada warga dan juga para pedagang.

Tidak cukup hanya itu, Mambor-Andarias juga meminta kepada para petani untuk tetap produksi dan menjaga ketahanan pangan.

Mambor-Andarias juga menekankan kepada OPD agar rutin membayar gaji guru honorer. “Saya meminta kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (DPPO) agar upah guru honorer diatur dengan baik sehingga tidak lagi tertunda hingga berbulan-bulan seperti yang terjadi sebelumnya,” ucap Wakil Bupati Andarias.

Mambor berharap langkah yang dilakukannya bersama Andarias bisa terus memajukan Teluk Wondama. (Hs.Foto.Istimewa)

Related posts