Indonesia Kelebihan Stok Beras, Prabowo: Ada Andil Pak Jokowi

Indonesia Kelebihan Stok Beras, Prabowo: Ada Andil Pak Jokowi Indonesia Kelebihan Stok Beras, Prabowo: Ada Andil Pak Jokowi

Jakarta, GPriority.co.id – Di tengah banyaknya negara dunia yang sedang mengalami krisis beras, Indonesia justru dilaporkan kelebihan stok beras. Presiden Prabowo menyebut jika hal ini tak terlepas dari andil mantan presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).

Menurut laporan, disaat banyak negara di Asia dan Afrika mengalami krisis beras, Indonesia sebaliknya mencatat surplus dengan produksi nasional tahun 2025 mencapai 34,6 juta ton, dan naik 4,8% dari tahun sebelumnya.

Disamping itu, stok Bulog juga mencatat kelebihan sebesar 3,7 juta ton. Bahkan, pemerintah Indonesia tengah bersiap mengekspor 2.000 ton beras per bulan ke Malaysia, juga mempertimbangkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Afrika dan Palestina.

Sebagai informasi, Malaysia kini tengah menghadapi kekurangan beras karena produksi lokal hanya mencukupi 40–50% kebutuhan masyarakat. Bahkan Menteri Pertaniannya pub datang langsung ke Indonesia untuk meminta bantuan terkait hal ini.

Disisi lain, negara Asia lainnya seperti Jepang, Filipina, dan Thailand juga mengalami hal serupa akibat gagal panen dan penurunan produktivitas. Kondisi ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperluas peran sebagai pemasok beras di pasar internasional.

Adapun jumlah surplus stok beras ini menjadi yang tertinggi selama 57 tahun terakhir. Pada 2026 mendatang, stok beras di Indonesia juga diprediksi meningkat sampai 34,6 juta ton.

Presiden Prabowo mengklaim jika pemerintah belum pernah memiliki jumlah beras sebesar sekarang. Menurutnya, capaian ini tidak datang begitu saja melainkan bentuk hasil dari kerja keras.

Hal ini juga sejalan dengan instruksinya yang gencar memperjuangkan swasembada pangan sejak menjabat pada Oktober 2024 lalu. Prabowo ingin mengurangi ketergantungan Indonesia kepada negara lain, terutama terkait impor beras.

Foto : Dok. Presiden RI