Ini Syarat Keluar Masuk Malinau

Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau kembali mengaktifkan pos perbatasan di Kabupaten Malinau jelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah. Hal ini sesuai Surat Edaran 4/2021 tentang Pembatasan Keluar Masuk Orang di Pintu Masuk dan Pos Perbatasan Malinau.

Dua Pos perbatasan jalur darat tersebut yakni Pos Seruyung di Kecamatan Malinau Utara yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Nunukan dan Pos Sesua di Kecamatan Malinau Barat yang berbatasan dengan Kabupaten Tanah Tidung dan Kabupaten Malinau.

Tiap pelaku perjalanan diwajibkan untuk melampirkan surat keterangan Negatif Covid-19 hasil uji rapid antigen atau PCR Swab. Bagi pelaku perjalanan yang tidak memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud, petugas akan menetapkan sanksi putar balik ke rute perjalanan asal.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau, Wempi W Mawa menyampaikan pengetatan ini akan dilakukan selama kurang lebih 2 pekan.

“Kita akan mengaktifkan kembali pengetatan di pos perbatasan Seruyung dan Pos Sesua. Karena jalur darat merupakan akses yang paling rawan,” ujarnya, Sabtu (17/7/2021) dikutip dari tribunkaltim.

Berdasarkan SE 4/2021 Satgas Penanganan Covid-19 Malinau, pembatasan lalu lintas orang di kedua pos tersebut rencananya akan dilakukan sejak 16 Juli hingga 29 Juli Mendatang.

Masa penyekatan di kedua pos perbatasan tersebut efektif mulai malam hingga pagi hari sekira pukul 21.00 WITA hingga 06.00 WITA.

“Ini upaya antisipasi, karena belajar dari pengalaman sebelumnya, langkah ini pernah menjadikan Malinau sebagai wilayah zona hijau,” katanya.(Sof.Foto.Istimewa)

Related posts