Jokowi Umumkan Insentif dan Santunan untuk Tenaga Medis Covid-19

Jakarta,Gpriority – Jumlah pasien yang terjangkit virus corona di Indonesia terus bertambah setiap harinya. Data terbaru menunjukkan jumlah kasus positif sebanyak 514, meninggal dunia 48, dan sembuh 29. Melihat situasi ini, pemerintah pun segera mendistribusikan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis.

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa sudah terdapat 150 APD yang akan mulai didistribusikan hari ini (23/03/2020). Lebih lanjut ia menjelaskan sebanyak 45 ribu unit akan dikirim ke wilyah Jakarta, Bogor, dan Provinsi Banten. Kemudian 40 ribu unit di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, dan Bali. Lalu 10 ribu sisanya digunakan sebagai cadangan, mengingat saat ini banyak negara yang juga sangat membutuhkan APD tersebut.

Jokowi juga memastikan telah ada pembagian jumlah insentif untuk tenaga medis yang menangani kasus Covid-19. “Dokter spesialis akan mendapatkan Rp 15 juta, dokter umum dan gigi Rp 10 juta, perawat dan bidan Rp 7,5 juta, dan tenaga medis lainnya Rp 5 juta. Untuk santunan kematian sebesar Rp 300 juta,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa insentif dan santunan hanya berlaku untuk daerah yang dinyatakan tanggap darurat Covid-19. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan duka cita atas wafatnya sejumlah dokter dan tenaga medis dalam menangani kasus Covid-19. (VIA)

Related posts