Juli, Jokowi Minta Covid-19 Masuk Level Ringan

Jakarta,gpriority- Melalui siaran teleconference yang disiarkan secara langsung melalui Chanel you tube pada Rabu (6/5) di Istana Negara, Presiden Joko Widodo saat membuka Pagu Indikatif RAPBN Tahun Anggaran 2021 menargetkan kasus Covid-19 di tanah air masuk level ringan di Juli mendatang.

” Saya menargetkan penanganan dan pencegahan Covid-19 di Indonesia pada bulan Mei, kurva penambahan kasus positif menurun dan pada bulan Juni sedang dan Juli harus masuk dalam posisi ringan,” tegas Jokowi

Jokowi juga mengatakan bahwa upaya pencegahan penyebaran infeksi Covid-19 bukanlah tanggung jawab gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 semata, namun semua pihak. Untuk itulaj dirinya meminta keterlibatan jajaran pemerintah, termasuk menteri, kepala lembaga, organisasi sosial, kemasyarakatan, relawan, partai politik hingga swasta dalam penanganan pandemi Covid-19 ini.

” Hingga 5 Mei kemarin terjadi penambahan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 484 orang dalam 24 jam terakhir. Dan angka ini merupakan penambahan terbanyak sejak kasus positif Covid-19 di Indonesia di umunkan pada awal Maret lalu. Artinya, bahwa sampai saat ini jumlah kasus positif Covid-19 di tanah air sebanyak 12.071 orang,” ucap Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga mengatakan, jumlah pasien sembuh juga bertambah 243 orang dalam satu hari terakhir sehingga total pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 2.197 orang. Pasien dinyatakan sembuh setelah dinyatakan 2 kali negatif Covid-19 dan 2 pemeriksaan PCR secara berturut-turut. Untuk jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia juga bertambah sebanyak 8 orang sejak 4 Mei sampai dengan 5 Mei kemarin.

” Sampai saat ini juga jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 872 orang. Rasio kematian terhadap jumlah keseluruhan kasus positif Covid-19 di Indonesia sebesar 7,22%,” jelas Jokowi.

Jokowi berharap dengan adanya persatuan dari semua pihak target Juli Covid-19 berakhir dan masyarakat kembali hidup normal bisa terlaksana.

Terkait update Covid-19 di Indonesia Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Ahmad Yurianto dalam siaran persnya pada Rabu (6/5) mengatakan jumlah pasien positif sebanyak 12.438 , sembuh 2.317 orang dan yang meninggal 895 orang.(Hs)

Related posts