Kadiskominfotik Provinsi Gorontalo Masran Rauf: Ada 734 Desa yang Akan Dikembangkan Transformasi Digitalnya

Desa Digital merupakan program yang dicanangkan oleh Provinsi Gorontalo dalam hal ini Dinas Komunikasi,Informatika dan Statistik (Diskominfotik).

Dijelaskan oleh Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Gorontalo, Masran Rauf yang ditemui setelah selesainya acara audiensi dengan BAKTI pada Jum’at (5/10/2021), program desa digital yang tengah dimulai pada saat ini dan tahun depan dimaksudkan untuk memeratakan, memperlancar serta membangun komunikasi dan informasi antar desa sekaligus mengangkat semua potensi yang ada di Gorontalo.

Terkait dengan desa yang akan dikembangkan transformasi digitalnya, Masran Rauf mengatakan ada 734 desa. “ Desa tersebut akan dikembangkan transformasi digitalnya melalui perangkat-perangkat internet,” jelas Masran Rauf.

“ Tak hanya desa di 3 T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal), desa-desa lainnya yang diluar wilayah tersebut juga menjadi prioritas untuk dikembangkan transformasi digitalnya, sehingga pemerataan akses internet di Provinsi Gorontalo bisa terlaksana dengan baik di tahun depan,” ucap Masran Rauf.

Selain pemerataan akses internet, Desa digital juga diperuntukkan agar masyarakat juga menjadi semakin tahu mengenai berita-berita seputar desanya, program yang dijalankan dan jumlah penduduk dan RT di desa tersebut.

Lebih lanjut dikatakan oleh Masran Rauf, Audiensi dengan BAKTI pada hari ini memberi harapan bagi Provinsi Gorontalo untuk segera dipasangkan infrastruktur jaringan seperti BTS dan perangkat internet Mandiri seperti yang disampaikan tadi oleh Dhia Anugrah Febriansa selaku Direktur Layanan Untuk Badan usaha BAKTI.

Mengenai usulan 66 desa di wilayah 3 T yang masih blankspot, Masran Rauf mengatakan, akan direalisasikan pemasangan BTS oleh BAKTI pada tahun ini. “Di tahun depan kami juga akan mempetakan desa-desa di wilayah 3 T yang berada di Provinsi Gorontalo yang masih blankspot sehingga bisa menjadi prioritas utama untuk diberikan bantuan BTS sehingga desa-desa tersebut bisa melakukan telekomunikasi dan informasi dengan desa lainnya maupun provinsi,” tutup Masran Rauf.(Hs.Foto.Hs)

Related posts