Kemendagri Surati Kepala Daerah Untuk Menjaga Kelancaran Distribusi Bahan Pokok

Jakarta,gpriority-Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Suhanto menyurati para kepala daerah untuk menjaga kelancaran distribusi pasokan bahan pokok dan barang strategis lain ke masyarakat di tengah covid-19,ramadhan dan idul Fitri 1441 hijriah.

Lebih lanjut dikatakan Suhanto dalam siaran persnya pada Rabu (15/4), Kemendag bersama Satgas Pangan juga akan terus mengawal kegiatan proses penambahan pasokan gula ke pasar untuk memastikan pelaku usaha tidak menahan stok dan segera melakukan pendistribusian bahan pokok termasuk gula secara merata ke seluruh wilayah Indonesia.

Suhanto juga mengatakan agar Pelaku usaha wajib menjaga komitmen mereka untuk ikut menjaga harga Bapok di konsumen sesuai Harga Eceran Tertinggi.

“Dari hasil pantauan berdasar laporan dinas perdagangan provinsi bahwa barang kebutuhan nasional saat ini tercukupi hingga harga rerata nasional relatif stabil dibanding bulan lalu. Kecuali, harga gula yang masih diupayakan sesuai HET Rp 12.500/kg,” ucap Suhanto.

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHP) di pasar tradisional pada Selasa (14/4) mencatat gula pasir lokal per kilogram yang Rp 18.600 di atas gula pasir premium Rp 17.800. Harga tertinggi di Kalimantan Barat mencapai Rp 22.000/kg, dan terendah Sulawesi Tengah Rp 16.000 per kg.

” Sementara harga pangan lain seperti cabe rawit merah & hijau dijual Rp 50.450 & Rp 35.850; bawang putih sedang Rp 43.600; bawang merah sedang Rp 43.100; telur ayam ras Rp 26.000; Daging sapi kualitas II Rp 112.450; minyak goreng curah, kemasan merek ke-1 dan ke-2, masing-masing Rp 12.350, Rp 14.750, dan Rp 14.050,” tutup Suhanto.(Hs)

Related posts